SuaraBandungBarat.id – Tak lama lagi, umat Islam akan menemui kabar gembira akan datangnya bulan mulia.
Ramadhan adalah hari-hari di mana sajadah tergelar dan kalam Illahi tak jeda dilantunkan demi mengharap ridho Allah.
Berbondong-bondong masyarakat Muslim memaksimalkan ibadah.
Namun tak dapat dipungkiri banyak pula yang usahanya sempat meredup di pertengahan atau menjelang akhir bulan suci.
Ustadz Muhammad Nurul Dzikri mengumpamakan Ramadhan sebagai lomba marathon.
Untuk memenangi marathon, peserta harus datang 1 jam sebelumnya untuk melakukan persiapan seperti pemanasan.
Menurutnya, tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan, siapa yang ingin berhasil harus memulai lebih awal.
”30 hari kita diminta untuk gas pol, bermain di level terbaik, beribadah di level terbaik, dan dari 10 hari pertama, lalu 10 hari kedua, itu grafiknya harus naik dan klimaksnya di 10 hari terakhir. Gak mudah, kalau kamu gak persiapan dari Sya’ban, berat,” jelasnya.
Persiapan sebelum Ramadhan merupakan kunci para ulama, mereka mulai sejak Sya’ban, Rajab, bahkan 6 bulan sebelumnya sudah fokus menjalani ibadah agar siap di bulan Ramadhan.
”Ulama yang ahli tahajjud, ahli qiraah, ahli quran, ahli sedekah harus melakukan persiapan, apalagi kita,” katanya lagi.
Oleh karena itu, umat Islam perlu memulai persiapan ibadah di jauh hari sebelum datang 1 Ramadhan agar diri lebih siap dalam menjalani ibadah 30 hari penuh secara optimal.(*)
Sumber: YouTube Muhammad Nurul Dzikri