Contoh Kultum Ramadhan 2023 Singkat: Betapa Nikmatnya Maksiat, Tapi...

bandungbarat

Senin, 20 Maret 2023 | 10:41 WIB
Contoh Kultum Ramadhan 2023 Singkat: Betapa Nikmatnya Maksiat, Tapi...
Contoh Kultum Ramadhan 2023 Singkat: Betapa Nikmatnya Maksiat, Tapi... (Pexels)

SuaraBandungBarat.id - Simak berikut ini adalah contoh kultum Ramadhan 2023 singkat.

Contoh kultum Ramadhan 2023 singkat kali ini berjudul "Betapa Nikmatnya Maksiat".

Anda bisa menggunakan contoh kultum Ramadhan 2023 singkat ini ketika akan mengisi kajian. 

Contoh Kultum Ramadhan 2023 Singkat Tentang Betapa Nikmatnya Maksiat

Jangan kita pungkiri bahwa maksiat terkadang memberikan kelezatan pada diri kita. Hal ini sudah diisyaratkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadisnya,

“Dan neraka itu diliputi oleh perkara-perkara yang disukai syahwat.” (HR. Muslim)

Artinya, seseorang yang ingin masuk neraka Jahannam harus melewati pagar-pagar syahwat tersebut. Ia akan merasakan kelezatan-kelezatan yang terdapat di sana, sehingga akhirnya terjerumus ke dalam neraka Jahannam. Maksiat pun demikian, juga mendatangkan kelezatan, secara umum akan membawa kelezatan.

Namun, perlu diingat bahwa kelezatan dari maksiat hanya bersifat sementara. Misalnya, zina yang terlarang ini dapat memberikan kelezatan. Karena itulah, banyak orang yang suka melakukan zina. Hal yang sama berlaku pada minuman keras, orang yang hobi dan kecanduan minuman keras akan merasakan kelezatan ketika meminumnya. Bukan hanya itu, ghibah, ngerumpi, atau menceritakan keburukan orang lain juga akan memberikan kelezatan. Hal ini bisa dilihat dari popularitas acara-acara ghibah yang disukai oleh masyarakat, karena mereka merasa kelezatan saat menghadiri acara tersebut.

Tetapi, setelah melakukan maksiat, apa yang terjadi selanjutnya? Kelezatan tersebut akan hilang, dan yang tersisa hanyalah hisab, yang akan dihisab oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yang tersisa adalah kegelisahan, gundah gulana, kekhawatiran, dan ketidaktenangan, yang dirasakan oleh setiap pelaku maksiat. Kita tidak dapat mengingkarinya.

baca juga

Sebagai contoh, orang yang berzina mungkin akan merasakan kelezatan saat melakukannya. Namun, setelah melakukan zina, fitrahnya akan berbicara. Ia tahu bahwa perbuatan tersebut salah. Maka, akan timbul kegelisahan, kekhawatiran, dan ketakutan.

Hal ini menunjukkan bahwa kelezatan dari maksiat hanya bersifat sementara, hanya ketika sedang melakukan maksiat. Setelah itu, kelezatan tersebut hilang. Orang yang melakukan ghibah, ketika sedang melakukannya, ia merasakan kelezatan, namun setelah selesai, hatinya akan terasa keras dan kaku. Mengapa? Karena kelezatan ghibah telah hilang dan yang tersisa hanyalah penderitaan.

Sementara itu, kelezatan dari keimanan berbeda dengan kelezatan dari maksiat. Kelezatan dari keimanan bisa disebut sebagai kebahagiaan, yang Allah Subhanahu wa Ta’ala masukkan ke dalam hati seseorang. Kelezatan ini berbeda dengan kelezatan dari maksiat yang hanya bersifat jasmani dan berkaitan dengan jasad saja.

Kelezatan dari keimanan akan masuk ke dalam hati. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka 

manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d[13]: 28)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

(( )

“Akan merasakan kelezatan/ kemanisan iman, orang yang ridha kepada Allah  sebagai Rabbnya dan Islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad sebagai rasulnya” (HR. Muslim No. 34) [1]

Hal yang dimaksudkan adalah kebahagiaan yang terus hadir di hati seseorang, bukan hanya sementara. Kebahagiaan tersebut akan mengikuti seseorang ke mana pun ia pergi. Sebagai contoh, terdapat dua orang yang berbeda dalam cara mereka melakukan hubungan seksual.

Yang pertama mematuhi aturan agama, sedangkan yang kedua melakukan hubungan seksual secara haram, yaitu zina. Orang yang melakukan zina mungkin merasakan kenikmatan saat melakukan perbuatan tersebut, tetapi setelah itu dia akan merasa kegelisahan dan kesulitan di hatinya.

Selain itu, orang yang berzina sering meninggalkan pasangannya seperti anjing jantan yang meninggalkan anjing betina setelah kawin.

Sebaliknya, jika seseorang melakukan hubungan seksual dengan istrinya karena mengikuti aturan agama, maka hal tersebut akan membawa kebahagiaan. Setelah berhubungan, kebahagiaan akan timbul dan semakin tumbuh rasa cinta dan sayang terhadap pasangan.

Selain itu, dalam agama Islam, hubungan suami istri yang dilakukan dengan baik dan benar dianggap sebagai sedekah. Jika seseorang melakukan dosa, ia mungkin merasa kenikmatan sesaat, tetapi setelah itu akan merasakan kegelisahan dan kesulitan di hatinya.

Karena itu, jika ingin merasakan kebahagiaan yang abadi, seseorang harus bertakwa kepada Allah dan melakukan ketaatan kepada-Nya.

Wallahu a’lam bishshawab.

Demikianlah contoh kultum Ramadhan 2023 singkat.(*)

Sumber: Youtube Ngaji.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puasa Ramadhan 2023 Tanggal Berapa? Ini Versi Muhammadiyah, Sidang Isbat Kemenag Kapan?

Puasa Ramadhan 2023 Tanggal Berapa? Ini Versi Muhammadiyah, Sidang Isbat Kemenag Kapan?

Bandungbarat | Minggu, 19 Maret 2023 | 20:33 WIB

Kuliner Spesial Ramadhan 2023: Resep Masakan Sop Buntut Gurih Anti Gagal

Kuliner Spesial Ramadhan 2023: Resep Masakan Sop Buntut Gurih Anti Gagal

Bandungbarat | Minggu, 19 Maret 2023 | 15:55 WIB

40 Kata-kata Menyambut Ramadhan 2023, Marhaban ya Ramadhan!

40 Kata-kata Menyambut Ramadhan 2023, Marhaban ya Ramadhan!

News | Senin, 20 Maret 2023 | 06:45 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×