SuaraBandungBarat.id - Baru-baru ini muncul video yang mengklaim bahwa fakta Raffi Ahmad terlibat kasus pencucian uang Rafael Alun.
Fakta dugaan keterlibatannya tersebut dibeberkan oleh sekretaris pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.
Informasi tersebut diunggah oleh pemilik kanal Youtube SELEB TV dalam sebuah video berjudul 'ISKANDAR SITORUS BONGKAR DATA DUGAAN RAFFI AHMAD TERLIBAT KASUS RAFAEL ALUN...'.
Bahkan dalam thumbnail video tersebut tertulis 'ISKANDAR BEBERKAN FAKTA, DUGAAN TERLIBATNYA RAFFI AHMAD TERNYATA...'.
Hingga gambar yang terdapat dalam thumbnail itu adalah foto Raffi Ahmad yang mengenakan kemeja orange tahanan dengan tangan diborgol.
Tidak hanya itu, terlihat juga potret Nagita Slavina yang tengah menangis di meja kepolisian yang di sana ada dua polisi.
Namun setelah ditonton, dalam video tersebut tidak ada informasi dan bukti yang akurat tentang Iskandar Sitorus yang beberkan fakta keterlibatan Raffi Ahmad dengan kasus pencucian uang Rafael Alun.
Adapun inforamsi yang dijelaskan dalam video tersebut yaitu ketika Iskandar mengungkapkan sosok yang berinisial R, tapi tidak menyebut Raffi Ahmad.
Bahkan dari informasi valid terkait kasus tersebut, Raffi Ahmad pernah menjelaskan bahwa memang menantu Rafael Alun adalah bagian dari RANS Entertainment.
Baca Juga: Makan Sebelum Berhubungan Seks Bikin Keluar Cepat? Ini Penjelasan Dokter Boyke
Namun untuk Rafael ALun sendiri, Raffi Ahmad mengaku tidak mengenalnya.
Foto pada thumbnail tersebut juga terlihat sengaja diedit untuk menarik perhatian dan membuat penonton penasaran.
Dengan demikian, video tersebut dapat dikategorikan ke dalam informasi bohong atau hoaks alias tidak benar.
Disclaimer: Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandungbarat.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].(*)