SUAR BANDUNG BARAT - Sebuah prestasi berhasil diraih seorang WNI asal Aceh. Menurut informasi, seorang pria dari Indonesia berhasil memenangkan juara dua kategori lomba adzan di Arab Saudi.
Seorang pria yang diketahui berasal dari Aceh ini diketahui mengikuti lomba adzan yang juga dihadiri cukup banyak kontestan di Arab Saudi. Namun siapa sangka, jika ia seorang peserta WNI yang berhasil lolos dan mendapatkan juara kedua.
Adanya prestasi WNI yang memenangkan juara kedua dalam perlombaan adzan yang berlangsung di Arab Saudi ini, diharapkan perlunya apresiasi supaya lebih menginspirasi banyak orang.
Berikut informasi tentang sosok WNI asal Aceh yang berhasil memenangkan lomba adzan di Arab Saudi sebagai juara kedua seperti yang dikutip dari akun instagram @viralrepost.id.
Dhiyauddin sukses mencetak prestasi membanggakan di lomba adzan Internasional “Ptr ElKalam”. WNI asal Aceh itu sukses mendapat juara ke dua dalam lomba yang diselenggarakan oleh pemerintah Arab Saudi, dalam hal ini “General Entertainment Authority (GEA).
Selain mendapatkan trofi berwarna perak, Dhiyauddin juga berhak atas hadiah sebesar satu juta riyal atau sekitar empat milyar.
Sementara itu, juara satu lomba adzan adalah peserta dari Arab Saudi, yaitu Muhammad Al Sharif, pemenang ini mendapatkan trofi emas dan uang sebesar dua juta riyal atau sekitar delapan milyar rupiah.
Selain adzan, ada kategori lomba membaca Al-Qur’an, kategori ini dimenangkan oleh Yunus Shahmradi dari Iran dan mendapatkan tiga juta riyal. Sementara itu, juara dua berhasil diraih Abdulaziz Al-Faqih dari Arab Saudi yang mendapatkan hadiah dua juta riyal.
Diketahui, bahwa ini adalah lomba membaca Al-Qur’an dan adzan yang hadiahnya terbesar di Dunia, totalnya sekitar Rp 50 milyar. Bahkan kabarnya, juara satu hingga sepuluh masing-masing dari dua kategori mendapat hadiah uang yang tak sedikit.
Baca Juga: Luis Milla Derita Kekalahan Terbesar Bersama Persib usai Dibantai Persita 0-4
Pendaftaran lomba ini juga terbilang cukup banyak, yaitu mencapai sekitar lima puluh ribu pendaftar dari seratus enam puluh lima negara.
Banyaknya hal yang luar biasa dari kompetisi ini, membuat “Otr ElKalam” mendapatkan enam sertifikat dari organisasi pencetak rekor Dunia, Guinness Book of Records.
Hadiah untuk para pemenang lomba diberikan oleh CEO GEA Turki, Al-Sheikh dalam tayangan Otr ElKalam yang diunggah pada Jumat, (7/4/2023). Acara ini juga ditayangkan di saluran televisi MBC dan platform Shahid.
Dhiyauddin adalah seorang WNI yang menetap di Malaysia dan menjadi seorang muadzin disana. Dia merupakan WNI pertama yang lolos kompetisi Otr ElKalam yang tahun ini memasuki gelaran kedua.
Suaranya yang dinilai indah dalam melantunkan panggilan shalat, yaitu adzan dan membuat seorang juri terlihat menitikkan air mata.
Selain itu, Dhiyauddin juga merupakan anak seorang Qari Nasional. Ayah dua anak ini juga dikabarkan mendidik anak lelakinya sebagai muadzin.
Nah, itulah kabar tentang prestasi yang berhasil diraih seorang WNI, Dhiyauddin. (*)
Sumber: akun instagram @viralrepost.id