SuaraBandungBarat.id – Tanpa terasa, umat Muslim di seluruh dunia telah memasuki 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, Kementerian Agama Republik Indonesia akan melangsungkan sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1444 H pada Kamis (20/04/2023) mendatang.
Setiap kali memasuki 10 malam terakhir di bulan Ramadhan kerap dikorelasikan dengan Lailatul Qadr.
Lailatul Qadr merupakan malam yang kedatangannya paling dinanti dan dirindukan oleh orang-orang beriman di bulan Ramadhan.
Sudah menjadi rahasia umum sejak lebih dari 1000 tahun lalu pada zaman hidupnya Nabi besar Muhammad SAW, bahwa melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadr secara penuh lebih baik daripada beribadah selama 1000 bulan atau 83 tahun lebih.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Qadr:3
Artinya: “Lailatul Qadr itu lebih baik daripada seribu bulan,”
Keberadaan malam Lailatul Qadr dirahasiakan oleh Allah SWT.
Oleh sebab itu, Nabi SAW meminta umat Muslim untuk mencari malam Lailatul Qadr di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan dan lebih ditekankan di malam-malam ganjil.
Rasulullah SAW bersabda yang artinya, ”Carilah malam Lailatul Qadr di 10 malam terakhir dari bulan Ramadhan,” (H.R. Bukhari Muslim).
Baca Juga: HP OnePlus Akhirnya Resmi Kembali ke Indonesia, Kapan Rilis?
Kemudian dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya, “Carilah Lailatul Qadr di malam-malam ganjil dari 10 malam terakhir di bulan Ramadhan,” (H.R. Bukhari).
Umat Muslim dapat mencari dan mendapatkan Lailatul Qadr dengan mengikuti apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Pertama, seperti yang disampaikan Aisyah RA dalam hadits riwayat Imam Bukhari, bahwa setiap memasuki 10 malam terakhir, Nabi Muhammad SAW mengencangkan ikat pinggangnya.
Maksudnya, selama 10 malam itu Beliau tidak berhubungan suami-istri karena fokus beribadah.
Kedua, menghidupkan malam-malam dengan ibadah.
Ketiga, membangunkan keluarga agar mereka beribadah.