Mengenang Peristiwa Penculikan Bung Karno dan Bung Hatta oleh Golongan Muda

bandungbarat

Selasa, 15 Agustus 2023 | 12:10 WIB
Mengenang Peristiwa Penculikan Bung Karno dan Bung Hatta oleh Golongan Muda
Peristiwa Rengasdengklok. (Freepik)

Suara Bandung Barat - 16 Agustus 1945 menjadi titik penting bagi nasib kemerdekaan Indonesia, pada tanggal tersebut kaum muda yang terwakili oleh Wikana, Chairul Saleh, Asmara Hadi, Sajuti Melik, Sukarni dan lainnya menculik Soekarno-Hatta dengan dalih "menyelematkan" kedua tokoh nasional dari pengaruh Jepang.

Sebelumnya, Syahrir-salah satu golongan muda- telah pun mendengar kabar dari suatu radio yang disembunyikannya jika pemerintah Jepang telah menyerah tanpa sekutu usai di bom nuklirnya Nagaski dan Hiroshima. Berkat informasi tersebut, mustahil Jepang memberikan kemerdekaan sebagaimana yang dijanjikan.

Hasilnya, dipilihlah kesepakatan jika kedua tokoh nasional harus diamankan dari pengaruh Jepang. Rengasdengklok pun dipilih menjadi tempat pengasingan sementara Soekarno-Hatta karena tempat tersebut telah sepenuhnya dikuasai oleh pasukan Pembela Tanah Air (PETA).

Di tempat tersebut pula, golongan muda terus-menerus memaksa kedua tokoh nasional tersebut untuk segera mengikrarkan proklamasi kemerdekaan Indonesia, meski sempat bersitegang, akhirnya Soekarno-Hatta menyepakati akan segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Namun, sebelum peristiwa penculikan itu terjadi senyatanya telah terjadi suatu perbincangan panas nan alot di kediaman Rumah Bung Karno pada 15 Agustus 1945 Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta.

Hasil perbincangan tersebut memantik suatu syak-wasangka dari golongan muda jika kedua tokoh nasional tersebut telah terpengaruh oleh Jepang, akhirnya kesepakatan ekstrem pun diambil yaitu menculik kedua tokoh bangsa tersebut.

Pukul 04.30 pada 16 Agustus 1945, golongan muda menjemput Soekarno-Hatta di kediamannya masing-masing. Golongan muda membagi tugas untuk menjemput Bung Karno dan Bung Hatta.

Istri Bung Karno, Fatmawati menuturkan jika saat menjemput keluarganya golongan muda memakai seragam yang seram, sembari membawa pistol dan sebagian membawa sebilah pisau.

Golongan muda mendesak agar baik Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.

baca juga

Ada cerita unik saat perjalanan menuju penculikan para pendiri bangsa tersebut, yakni tatkala susu Guntur Soekarnoputera tertinggal, akhirnya terpaksa mobil fiat yang membawa kedua tokoh untuk mengambil kembali di Jalan Pegangsaan.

Mereka sampai di Rengasdengklok sekitar pukul 07.00 disambut oleh seluruh anggota PETA. Dibawa ke rumah milik salah satu pimpinan PETA Djiaw Kie Siong. 

Mereka dibawa ke sebuah ruangan berlantai papan, tanpa meja dan kursi, hanya ada tikar pnadan. Usut punya usut, rumah tersebut adalah tempat tidur prajuti PETA.

Tokoh golongan tua lainnya, Soebardjo mendapat laporan jika Soekarno-Hatta tidak berada di Jakarta. Ia lantas menelfon markas angkatan laut Jepang guna memberitahu Laksamana Maeda bahwa kedua tokoh bangsa menghilang.

Lantas, pimpinan militer Jepang tersebut menyuruh anak buahnya untuk mencari informasi mengenai keberadaan Soekarno-Hatta. Saat suruhan Maeda menemui Wikana, tokoh golongan muda tersebut nampak gugup dan gelisah.

Dengan desakan, akhirnya Wikana menyatakan akan mendatangkan Soekarno-Hatta asalkan keselamatan mereka terjamin Maeda. Diketahui, jika pimpinan militer Jepang, yaitu Laksamana Maeda amat mendukung kemerdekaan Indonesia.

Soebardjo pun menyusul mendatangi tempat yang telah diketahui diasingkannya Bung Karno dan Bung Hatta. Saat tiba di sana, Soebardjo meminta agar golongan muda segera membebaskan mereka.

Soebardjo pun memberikan jaminan jika kemerdekaan Indonesia akan diumumkan pada esok harinya (17 Agustus 1945) dengan jaminan dirinya sendiri. Akhirnya, golongan muda pun menerima tawaran dari Soebardjo.

Kesepakatan yang terjadi antara Ahmad Soebardjo dan golongan muda itu pun mengakhiri peristiwa Rengasdengklok yang menjadi peristiwa yang mengantarkan bangsa Indonesia guna lebih dekat lagi dengan kemerdekaannya. (*) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Ketukan Pintu Kamar Mandi Kampus di Bandung

Misteri Ketukan Pintu Kamar Mandi Kampus di Bandung

Bandungbarat | Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:33 WIB

Terkini

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:05 WIB

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:49 WIB

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Sumut | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:46 WIB

Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga

Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga

Jogja | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:45 WIB

Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel

Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:35 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu

Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu

Malang | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:05 WIB