SUARABANDUNGBARAT - Kisah Horor di Hotel Jawa Barat: Gak Sadar Disentuh Makhluk Halus, Gimana Rasanya?.
Kisah horor di sebuah hotel di Jawa Barat menjadi topik menarik yang dibahas oleh narasumber yang mengalami pengalaman mengerikan tersebut.
Narasumber tersebut adalah seorang cewek yang memiliki cerita unik dan menarik tentang pengalamannya di hotel tersebut.
Dalam video yang diunggah oleh Fajar Aditya, narasumber tersebut menceritakan bahwa ia dan teman-temannya datang ke hotel tersebut dalam rangka sebuah proyek skripsi.
Mereka harus tinggal selama 10 hari di hotel tersebut karena proyek penelitian yang sedang mereka jalani. Pengalaman horor mereka dimulai sejak hari pertama mereka tiba di hotel.
Narasumber mengungkapkan bahwa pada malam hari, ia sering merasa ada gangguan gaib yang datang.
Dia merasakan adanya sentuhan atau keberadaan makhluk halus di sekitarnya. Bahkan, dalam salah satu pengalamannya, dia melihat bayangan sosok makhluk halus yang besar dan menyeramkan.
Sosok tersebut memiliki penampilan yang sangat mencolok, seperti orang yang gendut dan botak dengan taring panjang.
Narasumber juga menceritakan bahwa selama menginap di hotel tersebut, mereka sering mendengar suara ketukan pintu yang misterius, terutama di malam hari.
Baca Juga: Rekomendasi Makanan Khas Australia di Alam Sutera, The COBBS Bistro Cocok untuk Kumpul Komunitas
Suara ketukan tersebut datang dari arah yang tidak ada siapa-siapa, dan hal ini semakin membuat mereka merasa terganggu dan ketakutan.
Pengalaman horor yang dialami oleh narasumber ini semakin membuat mereka waspada dan berusaha mencari tahu tentang sejarah hotel tersebut.
Melalui percakapan dengan pihak karang taruna setempat, mereka mengetahui bahwa hotel tersebut dulunya merupakan bagian dari pabrik tekstil yang mengalami kebangkrutan.
Beberapa kejadian horor dan legenda tentang makhluk halus di sekitar hotel juga semakin menambah aura misteri.
Dalam ceritanya, narasumber mengungkapkan bahwa mereka mencoba menghadapi ketakutan mereka dengan beraninya menghadapi keberadaan makhluk halus tersebut.
Mereka merasa bahwa sebagai manusia, mereka memiliki keistimewaan untuk tidak takut kepada makhluk halus. Namun, meskipun berusaha menghadapi, mereka tetap merasa ketakutan dan terganggu oleh keberadaan tersebut.