SuaraBandungBarat - Kerap disamakan, orang-orang beranggapan jika air mani dan sperma merupakan barang yang serupa sekaligus sama.
Secara terlintas, kedua benda ini memang sama-sama air yang keluar dari alat kelamin laki-laki saat melakukan aktifitas seksual alias ejakulasi.
Namun, senyatanya kedua hal tersebut ternyata sangat berbeda. Hal ini pun telah dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail dari salah satu akun YouTube pribadinya.
"Air mani itu adalah yang kita keluarkan saat ejakulasi. Kalau sperma itu adalah sel laki-laki yang tugasnya membuahi sel telur yang adalah bagian dari air mani" ungkap dr. Saddam Ismail sebagaimana kami kutip pada Minggu (12/2/2023).
dr. Saddam Ismail menyebut jika ciri-ciri air mani yang sehat adalah berwarna putih, kadang ada yang sedikit keruh, hal ini diakibatkan karena tingginya kandungan protein yang ada di dalam air mani.
Air mani sendiri memiliki bau yang khas seperti cairan pemutih atau bau pandan, hal ini dikarenakan di dalam air mani terdapat kandungan asam (ph) yang bermaksud agar sperma dalam air mani tidak rusak.
Sedangkan, sperma tidak bisa dilihat dengan mata telanjang melainkan harus menggunakan mikroskop. Bentuknya sekilas mirip kecebong yang memiliki ekor.
"Sel sperma ini tugasnya nanti ketika bertemu sel wanita (ovum) maka akan terjadi pembuahan yang menghasilkan kehamilan" papar dokter yang telah diikuti 1,9 juta subscriber tersebut.
Dalam fungsinya sendiri, air mani memiliki fungsi sebagai pembantu agar sperma tidak mati saat masuk ke dalam organ reproduksi wanita. Selain itu dapat juga membantu sel sperma untuk bergerak berenang ke sel telur.
Baca Juga: Bubar dengan Anies Baswedan, Puan Maharani Cari Kesempatan Rayu Demokrat Gabung PDIP
Sel sperma sendiri ketika bertemu dengan sel telur yang melahirkan pembuahan dan kehamilan selain itu membawa kromosom x atau y sebagai cikal bakal janin bayi.Jadi, kedua hal tersebut, sperma dan air mani berbeda yak. Jangan sampai salah lagi dalam mengartikan keduanya.
Demikianlah informasi tentang perbedaan benih mani dan sperma yang kerap disamakan dalam banyak perspektif banyak orang. (*)