SUARA BANDUNG BARAT - Membersihkan bulu diarea kemaluan dengan cara waxsing memang menjadi pilihan sebagian orang.
Sebagaimana yang diketahui waxsing merupakan salahsatu cara atau teknik menghilangkan bulu dengan jumla yang banyak diarea kemaluan dengan menggunakan cairan khusus maupun gula caramel yang telah dipanaskan.
Akan tetapi perlu dipikirkan terlebih dahulu jika hendak melakukan hal tersebut dilihat dari sisi baik dan buruknya.
Dimana jika dilihat dari kesehatan secara medis hal itu sangat beresiko terkena jamur, kuman dan virus pada alat kelamin.
Hal tersebut dijelaskan oleh dr Boyke seorang Seksolog menjelaskan terkait seseorang yang mewaxsing Miss V.
Menjelaskan dengan lugas dan jelas bahwa tidak menganjurkanuntuk waxsing miss V dengan alasan bahwa bulu-bulu yang ada di area kemaluan merupakan penyaring kuman, jamur dan virus.
Sehingga jika hal itu dilakukan maka kuman, jamur dan virus.
akan masuk pada alat kelamin.
"secara medis itu akan menghilangkan kemampuan untuk menahan serangan pada kuman," ungkap dr Boyke.
"Rambut-rambut itu sebenarnya dia bisa menjadi penyaring kuman, jamur, virus sebelum masuk kedalam vagina itu dia akan tertahan," lanjutnya.
Baca Juga: Ini Usia Matang untuk Hamil Kata dr Boyke Dilihat dari Sikologis dan Keselamatan Ibu dan Anak
Terlebih hal yang mungkin terjadi jika Waxsing Miss V karena ada pemaksaan untuk menghilangkan bulu dibagian kelamin akan terjadinya infeksi seperti ada jendolan seperti jerawat.
Sehingga yang bisa dilakukan untuk menggindari hal seperti itu alangkah baiknya dipotong tipis supaya aman.
"Tetapi jika dia diwaxsing sampai habis dipaksa, dia akan mudah terjadi infeksi didaerah miss v jendol-jendol seperti jerawat," ungkap dr Boyke.
"Tetapi jika dipotong pendek saja itu akanlah lebih sangat aman baik laki-laki maupun perempuan," jelasnya.(*)