SUARA BANDUNG BARAT - Ternyata, sebenarnya rambut akan mengalami rontok sehari antara 50 helai hingga 100 helai.
Akan tetapi jika rambut rontok melebihi jumlah tersebut, bisa jadi hal tersebut menjadi ciri bahwa rambut yang tidak sehat.
Meksipun, rambut rontok tersebut sebenarnya akan digantikan dengan rambut baru yang tumbuh setiap harinya.
Namun tak perlu khawatir, karena ada sejumlah cara atau langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.
Seperti dikutip bandungbarat.suara.com dari kanal YouTube Ini Kata Dokter pada Kamis (7/9/2023), berikut penjelasannya.
Perlu diketahui sebelumnya, rambut seseorang akan tumbuh kurang lebih sekitar 15 cm dalam satu tahun.
Ada tiga siklus yang dilewati rambut, di antaranya fase anagen (fase aktif rambut tumbuh berlangsung selama 2 hingga 8 tahun).
Fase katagen (fase peralihan dan terjadinya atau berlangsung selama 2 hingga 3 minggu), dan fase telogen (fase istirahat dan berlangsung selama 100 hari).
Nah, rambut rontok yang terjadi secara normal adalah rambut dari fase telogen atau fase istirahat dan akan digantikan oleh rambut dari fase anagen.
Baca Juga: Sudah Minum Vitamin C Tapi Sariawan Tak Kunjung Sembuh? Coba Perbaiki Akhlak ini Kata Ustad Dhanu
Jika ketiga siklus atau fase tersebut terganggu, hal tersebutlah yang kemudian terjadinya rambut rontok berlebih bahkan bisa menimbulkan kebotakan atau alopesia.
Ada sejumlah faktor, bisa dari dalam (penyakit sistemik, hormonal, gizi, dan kelainan genetik) dan bisa dari luar (cuaca panas, penggunaan penutup rambut, penataan rambut).
Berikut ini ada sejumlah kebiasaan yang bisa dihindari atau pun dilakukan untuk bisa mengatasi rambut rontok.
1. Jangan mencuci rambut terlalu sering
Pertama, kalian bisa menghindari untuk mencuci rambut terlalu sering karena sampo yang digunakan bisa mengurangi minyak alami di kepala.
Sebaiknya untuk berkeramas sebanyak tiga kali dalam seminggu dan menggunakan conditioner untuk melapisi rambut.