Penting untuk diingat bahwa masturbasi yang dilakukan dengan cara yang sehat dan tanpa rasa bersalah tidak seharusnya memicu masalah psikologis.
4. Gangguan Kualitas Hidup
Seseorang yang terlalu sering terlibat dalam masturbasi mungkin mengalami gangguan pada kualitas hidupnya.
Aktivitas ini dapat mengambil waktu yang seharusnya digunakan untuk kegiatan sosial, pekerjaan, atau hobi lainnya. Hal ini dapat mengganggu perkembangan diri dan interaksi dengan orang lain.
5. Gangguan Fisik
Pada kasus ekstrem, terlalu sering masturbasi juga dapat menyebabkan gangguan fisik, seperti iritasi atau lecet pada organ genital.
Ini biasanya terjadi ketika gesekan berlebihan atau penggunaan bahan-bahan berlebihan yang kasar terlibat dalam proses masturbasi.
6. Gangguan Hubungan
Terlalu sering masturbasi juga dapat berdampak pada hubungan romantis. Pasangan mungkin merasa diabaikan atau kurang dihargai jika aktivitas ini dilakukan secara berlebihan dan mengganggu keintiman bersama.(*)