Jahe telah digunakan sebagai tonik pencernaan selama berabad-abad. Ini dapat membantu merangsang produksi enzim pencernaan dan mempercepat proses pencernaan makanan.
Jahe juga dapat membantu meredakan masalah pencernaan seperti gas, kembung, dan konstipasi.
4 Mengendalikan Gula Darah
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe secara teratur dapat membantu mengendalikan kadar gula darah.
Ini bisa bermanfaat bagi penderita diabetes atau orang yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2.
5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Jahe juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Senyawa anti inflamasi dalam jahe dapat membantu mengurangi risiko peradangan di arteri, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
6. Mengurangi Resiko Infeksi
Jahe memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi bakteri dan virus.
Baca Juga: Viral! Ganjar Dianggap Rendahkan Profesi MC, Najwa Shihab Pasang Badan!
Ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari penyakit infeksi.
7. Mengelola Berat Badan
Jahe dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membantu dalam manajemen berat badan.
Konsumsi jahe dengan bijak dapat membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan perasaan kenyang.
8. Mengurangi Resiko Kanker
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa-senyawa dalam jahe dapat memiliki potensi untuk melawan pertumbuhan sel kanker.