Bahkan, rata-rata jalan tersebut hanya menyisakan batuan, sedangkan aspalnya nyari sudah tidak terlihat.
"Kerusakannya itu sekitar 3 kilometer, hampir 99 persen memang sudah rusak. Warga juga seringnya protes ke desa, kita sampaikan ke Pemkab Bandung Barat," kata Nanang.
Pada pergantian Bupati Bandung Barat tahun 2018, yang dijabat Aa Umbara bersama Hengky Kurniawan sebagai wakilnya tidak lantas menjadikan jalan di wilayahnya tersebut langsung diperbaiki.
Meski saat itu, dikatakan Nanang, sudah dijadikan sebagia prioritas Aa Umbara untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.
Namun, sampai Aa Umbara diberhentikan sebagai bupati, dan jabatan diisi oleh Hengky Kurniawan tidak lantas jalan kabupaten di wilayah Karyamukti itu diperbaiki.
Hingga sekitar tahun 2021, warga pun secara swadaya mengumpulkan uang untuk perbaikan jalan seadanya.
"Waktu itu ada swadaya hasil iuran dari warga Desa Nanggerang, itu Rp13 juta, dan warga Karyamukti Rp12 juta. Waktu itu buat beton jalan tapi gak semua. Sekarang sudah rusak lagi," kata Nanang.
Kemudian pada tahun 2023 jalan kabupaten di Desa Karyamukti itu kembali masuk prioritas perbaikan, bahkan rencana awalnya peletakkan batu pertama akan dilakukan langsung Hengky Kurniawan yang saat itu masih menjabat Bupati Bandung Barat.
"Bahkan kami diminta untuk memperbaiki drainase. Kami undang RT dan RW untuk swadaya bikin drainase hampir beres kerja bakti. Tapi, sampai Juli hingga September nggak ada, makanya warga bertanya. Informasi terbarunya secepatnya akan diperbaiki, kami tunggu," kata Nanang. (*)
Baca Juga: Si Paling Kebal! Inilah 5 Kelebihan Tanaman Kaktus yang Jarang Diketahui, Ternyata...
Sumber: SuaraJabar.id