SUARA BANDUNG BARAT - Rupanya tanaman hias memiliki keunikan tersendiri, selain dapat dijadikan dekorasi untuk mempercantik dalam maupun luar rumah.
Satu di antaranya, alocasia yang bisa dibilang satu dari sekian tanaman paling banyak dicari oleh pecinta tanaman hias.
Alasannya, karena tanaman yang sekilas mirip keladi berjenis talas ini cukup mudah untuk dirawat apalagi bagi pemula.
Meski cara merawat tanaman alocasia ini terbilang mudah, tetapi bukan berarti membudidayakannya tanpa tantangan.
Seperti dilansir dari Lush Little Jungle, terdapat hal unik tentang tanaman alocasia sebagai berikut.
1. Saat Stres Daunnya Gugur
Bukan hanya pemilik tanaman ini yang bisa merasa tertekan, tanaman hias alocasi juga ternyata cukup rentan stres saat berada di situasi yang kurang dikenal.
Alhasil, jika memindahkan tanaman alocasia ini dari tempat awal menuju tempat yang baru bisa langsung menunjukkan reaksi seperti ini.
Tetapi tak perlu khawatir, karena fase seperti ini bisanya hanya berlangsung sementara saja pada tanaman alocasia
Saat alocasia sudah berhasil beradaptasi, maka ia akan mulai menumbuhkan daun-daun yang baru.
2. Disukai Tungau Laba-laba
Permukaan daun alocasia biasanya menjadi habitat nyaman untuk makhluk bernama tungau laba-laba.
Pertanda ini akan sangat terlihat ketika kemunculan hama yang merupakan lapisan debu dan tampak di permukaan daun.
Untuk membasmi tungau laba-laba ini, perlu menyiram dan mengusap permukaan daun alocasia dengan lembut.
Penggunaan pestisida juga bisa menjadi alternatif yang lebih efektif untuk mengusir hewan dari permukaan daun alocasia tersebut.
3. Karakter Alocasia
Karakteristik yang dimiliki tanaman hias alocasia disebut 'manusiawi', sebab tanaman yang satu ini sangat hobi rebahan.
Jadi, alocasia cenderung tumbuh dengan arah melebar atau menyamping. Tetapi, ini bukan pertanda bahwa alocasia mengalami pertumbuhan yang buruk.
Karena memang pada dasarnya penampakan alocasia saat tumbuh di alam liar akan seperti itu.
4. Penyintas
Jangan terlebih dahulu menyerah jika tanaman alocasia yang baru saja didapat malah menggugurkan daunnya dan nyaris gundul atau bahkan seolah akan mati.
Seperti yang dibahas sebelumnya, itu merupakan sebuah fase sementara. Jika bersabar, maka akan dapat menyaksikan bagaimana tanaman alocasia yang nyaris mati, akhirnya menumbuhkan daunnya lagi. (*)