SUARABANDUNGBARAT - Tanaman hias Aglaonema, dengan daun-daun berwarna menarik dan daya tahan yang baik, menjadi pilihan yang bagus bagi pemula dalam dunia tanaman hias.
Jenis tanaman ini memiliki beragam warna dan bentuk daun, serta memberikan berbagai manfaat.
Namun, untuk merawatnya dengan baik, perlu memahami beberapa cara perawatan dasar.
1. Penyiraman
Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula adalah memberikan terlalu banyak air pada Aglaonema.
Tanaman ini lebih suka tanahnya tetap lembab, bukan tergenang air. Cara terbaik adalah memeriksa kelembaban tanah secara teratur dengan menyentuh permukaannya.
Jika tanah terasa kering pada kedalaman 2,5 cm, itu adalah waktu yang tepat untuk menyiramnya. Pastikan pot memiliki lubang drainase untuk menghindari akumulasi air berlebih.
2. Pencahayaan
Aglaonema dapat tumbuh dengan baik di kondisi pencahayaan rendah hingga sedang. Ini membuatnya cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan dengan sedikit cahaya alami.
Namun, hindari sinar matahari langsung, karena dapat merusak daunnya. Jika memungkinkan, letakkan tanaman di dekat jendela dengan pencahayaan yang tersebar atau gunakan pencahayaan buatan yang lembut.
3. Pemupukan dan Perawatan Tambahan
Aglaonema perlu diberi makan untuk tumbuh dengan baik. Gunakan pupuk cair yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias dan berikan sekitar setiap 4-6 minggu selama musim pertumbuhan aktif (biasanya di musim semi dan musim panas).
Selain itu, bersihkan daunnya secara teratur dengan kain lembab untuk menghindari debu yang dapat mengganggu proses fotosintesis.
Jenis dan Keuntungan Aglaonema
Aglaonema memiliki berbagai jenis dengan warna daun yang berbeda-beda, seperti Aglaonema Silver Bay, Aglaonema Red Lipstick, dan banyak lagi.
Keuntungan utama dari tanaman hias ini adalah daya tahan yang baik terhadap kondisi lingkungan dalam ruangan, sehingga cocok untuk pemula yang mungkin belum memiliki pengalaman merawat tanaman. Selain itu, Aglaonema juga memiliki kemampuan untuk membersihkan udara dengan menghilangkan polutan seperti formaldehida dan xilena.(*)
Baca Juga: 2 Alasan Kenapa Tanaman Hias Kamu Cepat Mati, Perhatikan Soal Tempat!