Meski Kaya dan Maju, Qatar Masih Pertahankan Pasar Berarsitektur Tradisional di Jantung Doha

Suara Bestie

Selasa, 13 Desember 2022 | 15:41 WIB
Meski Kaya dan Maju, Qatar Masih Pertahankan Pasar Berarsitektur Tradisional di Jantung Doha
Area tekstil di salah satu lorong Souq Waqif, pasar tradisional di pusat Doha, Qatar, sebagaimana dikunjungi pada Jumat (9/12/2022). [ANTARA]

Mengunjungi sebuah negara agaknya tak pernah lengkap tanpa menyambangi pasar tradisional yang ada di sana. Pasalnya pasar tradisional kerap dianggap sebagai cerminan kehidupan sebuah masyarakat.

Di Qatar, tepatnya di jantung ibu kota Doha, Souq Waqif adalah salah satu pasar tradisional terbesar dan sekaligus jadi yang paling populer serta masuk daftar destinasi wajib bagi para turis.

Sehari-hari Souq Waqif bisa didatangi dengan menggunakan moda transportasi Doha Metro dan hanya berjarak sekira 10-15 menit perjalanan kaki dari stasiun Mhseireb yang dilintasi jalur merah, hijau, maupun emas.

Arsitektur bangunan tradisional khas Timur Tengah, menjadi hal pertama yang akan didapati oleh pengunjung Souq Waqif. Aksen tradisional dan bersejarah itu semakin bertambah karena keberadaan Benteng Al Koot di Souq Waqif.

Salah satu pendapat kalangan sejarawan bahkan menyebut bahwa Benteng Al Koot secara khusus dibangun oleh Sheikh Abdulla bin Qassim Al Thani, Amir Qatar 1913-1949, untuk melindungi Souq Waqif dari incaran para bandit.

Souq Waqif diyakini punya peranan penting dalam perjalanan sejarah Qatar. Pasalnya pasar itu disebut-sebut menjadi lokasi transaksi ekonomi oleh suku Badawi yang nomaden dengan warga lokal.

Meski aksen tradisional masih terlihat di Souq Waqif dan seolah mengantarkan kita ke Jazirah Arab abad ke-19, rupanya yang kita temui saat ini adalah hasil restorasi oleh pemerintah Qatar.

Pasalnya pada 2003 sebagian besar area pasar Souq Waqif habis dilalap api dalam sebuah kebakaran. Tiga tahun berselang Amir Qatar saat itu Sheikh Hamad bin Khalifah Al Thani dan istrinya Sheikha Moza binti Nasser menggelontorkan dana untuk restorasi Souq Waqif.

Proses restorasi berlangsung sekira dua tahun lamanya, dengan mengutamakan bangunan-bangunan tradisional lama yang dipulihkan, sedangkan gedung-gedung yang sempat dibangun medio 1950-an diratakan.

Sebagai sebuah pasar, Souq Waqif pada dasarnya adalah area transaksi dengan komoditas utama tekstil dan rempah-rempah. Belakangan bermunculan pula toko-toko kerajinan tangan, oleh-oleh, restoran, bahkan kafe-kafe shisha beriringan dengan alihfungsinya sebagai salah satu destinasi wisata.

Satu hal yang cukup unik di Souq Waqif adalah keberadaan area khusus untuk jual beli hewan peliharaan seperti burung, kelinci, dan kucing.

Seperti bisa ditebak, restoran, kafe, toko kerajinan, dan oleh-oleh mudah ditemui di jalan-jalan utama Souq Waqif. Hal itu tentunya untuk memudahkan jangkauan bagi para turis tanpa harus keluar masuk ke dalam lorong-lorong pasar.

Ketika anda memasuki lorong-lorong pasar Souq Waqif, maka aroma rempah-rempah yang dijajakan akan mulai mampir ke hidung Anda, begitu juga dengan keberadaan produk-produk garmen.

Sejak 2019 silam, Souq Waqif memiliki daya tarik lain yakni keberadaan monumen Le Pouce. Instalasi seni berupa jempol karya seniman Prancis Cesar Baldaccini itu terletak di tengah-tengah Souq Waqif.

Le Pouce bukan satu-satunya nafas seni yang terdapat di Souq Waqif. Pasalnya, di sana juga terdapat sebuah galeri bernama Souq Waqif Art Center yang memamerkan berbagai karya seni mulai dari lukisan hingga seni kriya.

Magnet suporter

Pemerintah Qatar tentu menyadari posisi Souq Waqif sebagai destinasi wisata penting di wilayahnya, oleh karena itu panitia lokal Piala Dunia 2022, Supreme Committee (SC), memilih pasar tradisional itu sebagai salah satu titik penting penyelenggaraan pesta sepak bola empat tahunan tersebut.

Di Souq Waqif, terdapat sentra bus antar-jemput yang bisa mengangkut para suporter ke seluruh stadion lokasi pertandingan setiap harinya.

Keberadaan sentra bus antar-jemput itu praktis membuat Souq Waqif menjadi magnet para suporter untuk menghabiskan waktu selama Piala Dunia 2022, sembari menunggu waktu sepak mula pertandingan tim-tim yang mereka dukung.

Bahkan Souq Waqif juga kerap menjadi tujuan bagi para suporter sepulang dari pertandingan merayakan kemenangan atau menghanyutkan hasil yang mengecewakan, mengingat lokasi itu beroperasi 24 jam penuh selama Piala Dunia 2022.

"Lebih menyenangkan menghabiskan waktu di sini, kami bisa melakukan banyak hal sebelum pergi menonton pertandingan," kata Leo seorang suporter asal Kroasia yang menghabiskan waktu di Souq Waqif pada Jumat (9/12) sebelum timnya menyisihkan Brazil di malam harinya.

Leo dan para suporter lainnya memang punya banyak pilihan aktivitas selama di Souq Waqif baik itu menyantap makanan khas Qatar, duduk-duduk menghisap shisha beraneka rasa, maupun berkeliling mencari pernak-pernik khas lokal bertema Piala Dunia.

Di antara pernak-pernik itu terdapat setidaknya dua hal yang jadi pemandangan umum di Qatar selama Piala Dunia, yakni gamis beraksen jersey dan ghuthra bendera negara-negara peserta. Ghuthra adalah penutup kepala yang biasanya dipakai dengan tali melingkar sebagai penahan bernama agal.

Para pedagang di Souq Waqif menjajakan gamis beraksen jersey dengan harga awal 130 riyal Qatar (sekira Rp560 ribu), sedangkan ghuthra dipatok seharga 90 riyal Qatar (sekira Rp387 ribu). Tentunya karena Souq Waqif adalah sebuah pasar tradisional, Anda disarankan untuk melakukan proses tawar menawar harga.

Apabila Anda tengah menyiapkan kepulangan dari Qatar dan hendak mencari oleh-oleh perintilan kecil, terdapat magnet dengan beragam aksen khas lokal yang ditawarkan pedagang mulai dari harga 10 riyal Qatar (sekira Rp43 ribu).

Apapun yang Anda cari, baik sekadar menghabiskan waktu, mengisi perut, berbelanja karena titipan, ataupun sekadar menikmati lorong-lorong bangunan tradisional khas Timur Tengah, Souq Waqif selalu jadi pilihan baik di jantung kota Doha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Piala Dunia FIFA 2022 hingga RKUHP Seakan Dijadikan Lelucon

Piala Dunia FIFA 2022 hingga RKUHP Seakan Dijadikan Lelucon

Your Say | Selasa, 13 Desember 2022 | 15:02 WIB

Ribuan Wisatawan Asing Mampir ke Pasar Badung Ketika Berlibur ke Bali

Ribuan Wisatawan Asing Mampir ke Pasar Badung Ketika Berlibur ke Bali

Bali | Selasa, 13 Desember 2022 | 13:56 WIB

Keluarga Curiga Wartawan Grant Wahl Dibunuh saat Meliput Piala Dunia 2022 Qatar

Keluarga Curiga Wartawan Grant Wahl Dibunuh saat Meliput Piala Dunia 2022 Qatar

Bola | Selasa, 13 Desember 2022 | 13:21 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB