Nasib wanita paruh baya di Cakung, Jakarta Timur yang alami depresi, ibu Eny kini kian memprihatinkan.
Kabar tak mengenakkan harus diterima oleh putranya, Tiko. Usai sang ibu berhasil dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Duren Sawit pada Jumat (30/12/22), kini ia harus menerima pernyataan pahit dari dokter.
Menurut cerita Tiko, dokter spesialis yang menangani ibunya mengatakan bahwa sang ibu sudah dinyatakan susah sembuh.
“Dokter bilang kemungkinan mamah sembuh itu kecil banget,” kata Tiko dikutip dari video Tiktok @viratdy2 pada Kamis (5/1/23).
“Malah, ya paling nggak tau yaa.. ya nggak bisa sembuh.,” kata Tiko menirukan keterangan dokter.
Dokter memberi keterangan pahit itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, menurut dokter, penanganan terhadap ibu Eny ini sudah termasuk lambat.
“Karena penanganannya sudah terlalu lama, 12 tahun berjalan itu sudah susah sarafnya. Apalagi udah umur juga, udah hampir 60 kan mamah,” terang Tiko.
“Jadi kata dokter, paling kita mengupayakan bisa, tapi untuk menjamin kesembuhan nggak bisa, kemungkinan mamah sembuh itu kecil gitu kata dokter spesialisnya,” tambahnya.
Tiko mengatakan bahwa opsi yang diberi oleh dokter adalah ibunya harus dirawat inap terus di rumah sakit.
Baca Juga: Viral, Pak Guru Pamer Cara Baru Main Latto-latto, Warganet: Ini Sekolah Jurusan Teknik Latto-latto
“Opsi yang dikasih itu mamah harus rawat inap terus tapi dilepas. Nah, tapi aku nggak tega begitu, karena nanti mamah nggak kepantau,” aku Tiko.
“Paling aku akan ambil opsi kedua dari dokter, yaitu setelah observasi di ruang jiwa, gimana perkembangannya nanti dikasih hasil, disitu setelahnya nanti pasti rawat jalan. Dirawat sendiri, tapi dengan obat dari dokter, harus jalan dosisnya, nggak boleh telat sehari pun, katanya gitu,” sambung Tiko.