Geger! Puluhan Ribu Ikan Lemas Mulut Terbuka di Tepi Danau Ranau

Suara Bestie

Minggu, 15 Januari 2023 | 11:52 WIB
Geger! Puluhan Ribu Ikan Lemas Mulut Terbuka di Tepi Danau Ranau
Keramba Jaring Apung (KJA) milik pembudi daya ikan di sekitar Danau Ranau Lampung Barat

Tepi Danau Ranau pekan lalu tiba-tiba disesaki puluhan ribu ikan yang lemas dengan kondisi mulut terbuka.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun lalu, ada indikasi ikan-ikan tersebut kekurangan oksigen akibat terjadi perubahan kondisi di dalam perairan tersebut.

Peristiwa itu membuat geger masyarakat Lampung. Kematian massal secara mendadak di keramba jaring apung (KJA) di perairan sekitar Danau Ranau, tepatnya di Pekon atau Desa Keagungan Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat.

Kabar menghebohkan itu beredar cepat dan meluas melalui media sosial hingga kanal berita daring, baik lokal maupun nasional.

Tanda-tanda akan ada kematian massal ikan di perairan Danau Ranau itu dimulai pada Minggu (8/1) ketika mulai banyak ditemukan ikan dalam kondisi lemas berada di tepi danau.

Kejadian tersebut terus berlanjut hingga 13 Januari lalu kemudian meluas ke lokasi budi daya masyarakat di KJA.

Atas kejadian tersebut, banyak pembudi daya ikan di sekitar danau seluas 125,9 kilometer persegi yang terletak di perbatasan Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan dengan Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, itu merugi hingga ratusan juta rupiah.

Pembudi daya ikan rata-rata membangun keramba berukuran lebar 7 meter, panjang 14 meter, dan ke dalaman 9 meter dengan jumlah bibit ikan hingga 20 ribu ekor per petak KJA.

Dengan asumsi mereka memberi pakan sebanyak 5 ton dalam satu petak keramba, diperkirakan setiap keramba dapat berisi ikan 3,5-4 ton. Akibat kematian ikan tersebut, pembudi daya ikan setempat mengalami kerugian cukup besar.

baca juga

Kerugian yang dialami para pembudi daya tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar. Jumlah itu dihitung dari jumlah akumulasi ikan yang mati sebelum panen sebanyak 50 ton dengan harga ikan yang saat ini dijual per kilogram mencapai Rp21 ribu.

Danau Ranau merupakan danau terbesar kedua di Sumatera setelah Danau Toba. Kematian massal ikan di Danau Ranau, yang merupakan danau vulkanik dan terletak berdekatan dengan Pegunungan Bukit Barisan serta berhadapan langsung dengan Gunung Seminung, ini bukanlah kali pertama.

Beberapa tahun silam, tepatnya pada 2018, kejadian serupa pernah terjadi, namun dengan jumlah kematian ikan tidak sebanyak sekarang ini.

Dengan adanya peristiwa serupa yang terjadi sebelumnya maka membuat banyak pembudi daya mengaitkan peristiwa kematian massal ikan miliknya dengan fenomena 5 tahunan yang warga setempat mengenalnya dengan kata “mentilehan”.

Mentilehan merupakan salah satu fenomena alam tahunan yang disebabkan oleh aktivitas vulkanik Gunung Seminung yang mengakibatkan terbawanya aliran belerang ke perairan danau hingga ke keramba jaring apung milik pembudi daya.

Masyarakat setempat meyakini arus air yang mengandung belerang tersebut telah mengurangi kadar oksigen dalam air sehingga mengakibatkan ikan mencuat ke permukaan air dan mati lemas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaget, 2 Pemuda Ini Mancing Ikan Hiu, Warganet: Mukbang Nih

Kaget, 2 Pemuda Ini Mancing Ikan Hiu, Warganet: Mukbang Nih

Bestie | Sabtu, 14 Januari 2023 | 16:30 WIB

Tercebur di Laut saat Mancing Ikan Hiu, Aksi Nekat 2 Pemuda Ini Malah Bikin Ngakak!

Tercebur di Laut saat Mancing Ikan Hiu, Aksi Nekat 2 Pemuda Ini Malah Bikin Ngakak!

Kaltim | Sabtu, 14 Januari 2023 | 15:52 WIB

Ribuan Ikan Mati di Danau Ranau, Tim Gabungan Ambil Sampel Selidiki Penyebabnya

Ribuan Ikan Mati di Danau Ranau, Tim Gabungan Ambil Sampel Selidiki Penyebabnya

Lampung | Sabtu, 14 Januari 2023 | 10:48 WIB

Terkini

Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah

Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 02:15 WIB

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:45 WIB

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32 WIB

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:25 WIB

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:02 WIB

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:50 WIB

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Kalbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:33 WIB

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22 WIB