Pelaku tawuran menangis sambil minta amput ketika dihajar orang tuanya. Siswa SMP tersebut dipukul ayahnya pakai sendal jepit.
Peristiwa itu terekam video amatir, lalu viral di media sosial (Medsos) Instagram. Salah satu akun yang mengunggah adalah @lensa_berita_jakarta.
Dari video yang diunggahm ada 3 pelajar SMP sedang tiarap. Ketiganya sudah ditangkap polisi. Mereka tertangkap karena ingin tawuran dengan anak sekolah lain.
Di video juga disebutkan, penangkapan 3 pelajar tersebut terjadi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (16/01/2023) kemarin. Dalam penangkapan, polisi ikut menyita senjata tajam (Sajam) berupa celurit dari tas mereka.
Dua pelajar terlihat lagi diinterogasi polisi. Penangkapan ini menjadi tontonan pengendara lain yang melintas.
Usai ditangkap, satu dari 3 pelajar tersebut dimarahi ayahnya. Pria itu memukuli bagian pantat anaknya pakai sendal.
Ketika mendapatkan 'pelajaran' dari ayahnya, bocah laki-laki itu tiarap di aspal. Ia menangis sekencang mungkin sembari meminta maaf.
"Lo disekolahin bukan untuk berantem. Bukan untuk (jadi) jagoan," kata sang ayah kepada anaknya, dikutip Rabu (18/01/2023).
"Maafin Zaki yah," kata pelajar itu meminta ampun sembari menangis.
Baca Juga: Fajar Sadboy Seliweran di Televisi, Deddy Corbuzier Sentil Kinerja KPI: Sibuk Ngeblur
Video itu lantas ramai dikomentari warganet. Banyak warganet memberikan tanggapan dan merasa geram.
"Dipukul sandal mewek, kalau celurit orang seenaknya sendiri, kurang ajar," geram akun @bo*******.
"Lah pakai sendal, pakai bambu lah pak. Ngedidik nya lembek kayak tape," kata akun @de********.
"Pak udah kasian anakanya, mending lanjut di rumah aja sabetinnya," tulis akun @ja*******.
"Iyaa kalo lu yang idup, kalo lu yang mati apa ga bapak lu yang nangis," kata akun @li*************.
"Minimal masih nangis dah dimarahin bokap... Klo masih nantang, ya memang pantes dibedil," timpal akun @ri**********.