Akun Twitter @habibthink dalam cuitannya pada Kamis (23/2/2023), mengunggah foto yang menunjukkan Mario Dandy Satrio sedang merangkul seorang gadis.
Perempuan yang bernama Agnes tersebut dituding berperan sebagai orang yang mengirim pesan kepada David. Sebelum penganiayaan terjadi.
"Jadi, Agnes ini WA (WhatsApp) David untuk balikin kartu pelajar David yang ada di dia. Dia minta shareloc (membagikan lokasi) karena David sedang di rumah temannya. Ternyata dia datang bawa pelaku dan aniaya David di komplek rumah temannya. Agnes ini dulu pacarnya David," tulis @habibthink.
Diketahui, Agnes merupakan mantan kekasih David yang kini baru berusia 15 tahun. Foto masa lalunya dengan David pun turut beredar di Twitter.
Menilik foto yang diunggah @Trending_Issue, terlihat sosok David sedang makan bersama di sebuah restoran Jepang.
Berdasarkan cuitan @LenteraBangsaa_ pada Selasa (21/2/2023), dugaan penganiayaan ini bermula dari aduan Agnes kepada mario Dandy tentang perlakuan David di masa lalu.
"Update info dari kanit: Tadi malam Dandy, mantan, dan satu temannya datang ketemu David. Saat dalam perjalanan, di mobil, mantan cerita ke pacarnya yang bernama Dandy bahwa David pernah meraba-raba mantannya dan jadinya Dandy emosi," cuit @LenteraBangsaa_.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Mario Dandy merupakan anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), sementara David adalah putra dari pengurus pusat GP Ansor.
Kini Mario Dandy sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi pada Rabu (22/2/2023).
Sementara kondisi David masih kritis dan dirawat di sebuah rumah sakit.
Viral kasus pengeroyokan yang dilakukan anak pejabat pajak bernama Mario Dandy Satrio kepada David, anak salah satu pengurus pusat GP Ansor, di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Publik menduga kalau motif awal adanya pengeroyokan ini karena pengakuan pacar Mario yang payudaranya diraba David ketika mereka masih berhubungan.
Dugaan warganet ini bermula dari akun anonim @tanyakanrl yang mengunggah foto diduga Mario dan pacarnya yang diklaim bernama Agnes.
"Ni cewenya guys, gara2 congornya dia si korban belum sadarkan diri. Yang kenal boleh taruh sosmed nya mau silaturahmi," kata akun tersebut, dikutip Kamis (23/2/2023).
Sontak warganet kemudian mengungkapkan kalau alasan David dikeroyok Mario karena pernah meraba payudara Agnes. Pasalnya Agnes adalah mantan David, sebelum akhirnya berpacaran dengan Mario.
"Pelaku pengeroyokan, anak pegawai pajak dengan harta 51M +mobil ga dilaporkan+belum dipajak+pamer di sosmed.. Tindakan pengeroyokan dilakukan karena katanya cewenya pernah diremas payu*daranya sama korban (David), trus si cowok ini culik korban buat dikeroyok," kata salah satu warganet.
"Konteknya, cwe ngaku di grap mantan ke pacar baru, pacar gk terima, cwe ngajak ktemu mantan buat balikin kartu pelajar, nyatanya mantan(korban) di gebukin pacar, sampai gk sadarkan diri, btw pacar anak melon(2/3) dpj, pamer rubicon ama harley yg gk terdaftar pajaknya," ucap warganet lain.
"Ada berita yang beredar, motif pelaku melakukan penganiayaan itu karna cwe bilang ke pelaku yang pacar nya sekarang, kalau dirinya sudah di grepe² waktu pacaran sama David. Marah lah si pelaku gak terima gtu lah. Itu bener gak sih?" tanya warganet lain.
Kendati begitu, raba payudara sebagai awal motif penganiayaan masih belum diketahui. Nama Agnes yang disebut warganet belum bisa dipastikan.
Versi Kepolisian
Di sisi lain Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, mulanya Mario Dandy Satrio, mendatangi korban setelah menerima informasi dari temannya inisial A, yang disebut-sebut mantan pacarnya.
"Berawal adanya info dari Saudari A, kepada MD bahwa ada yang memperlakukan kurang baik terhadap A (teman MD)," kata Ade Ary, di Polres Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2023).
Ade Ary mengatakan Mario kemudian mendatangi David yang sedang bermain di rumah R di kawasan Pesanggrahan, Jaksel. Dia menuturkan Mario dan David terlibat perdebatan sebelum terjadi penganiayaan.
"Kemudian, setelah MD bertemu D, langsung meminta klarifikasi perihal perbuatan tidak baik tersebut dan terjadi perdebatan yang berujung tindakan penganiayaan terhadap Saudara D," tuturnya.