bestie

Pertanda Datangnya Kiamat Menurut Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahkhyar

Suara Bestie Suara.Com
Sabtu, 04 Maret 2023 | 09:03 WIB
Pertanda Datangnya Kiamat Menurut Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahkhyar
Ilustrasi Kiamat (Pixabay)

Setiap umat Islam wajib meyakini akan datangnya hari kiamat.

Mengimani hari kiamat sendiri adalah rukun iman kelima.

Namun demikian tak ada yang tahu kapan kiamat akan terjadi.

Allah SWT telah memberi petunjuk tanda-tanda kiamat, baik melalui ayat Al-Qur'an maupun Rasulullah SAW.

Tanda-tanda kiamat itu beberapa di antaranya sudah terjadi, lainnya belum dan tanda-tandanya dipercaya sudah muncul.

Hal ini pun membuat Rais A'am PBNU, KH Miftachul Akhyar mengingatkan seluruh warga nahdliyin di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tentang tanda-tanda akan segera datangnya kiamat.

Tanda-tanda ini pun sudah muncul dalam kehidupan sehari-hari.

"Di era saat ini, banyak kejadian-kejadian pertanda semakin dekatnya kiamat," kata KH Miftachul Akhyar, saat memberikan sambutan (taujihad an-nahdliyyah) pada acara pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) VII NU Banyumas di Pondok Pesantren Mamba’ul Ushulil Hikmah, Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu, 11 Desember 2022, dikutip dari Antara, Sabtu (4/3/2023).

Menurutnya, era-era seperti sekarang sudah memasuki era yaumul haraj atau hari yang tidak menentu.

Baca Juga: Digugat Cerai Aldila Jelita, Pakar Ekspresi Sebut Indra Bekti Alami Tekanan Batin yang Besar

Hal ini ditandai dengan adanya pembunuhan secara fisik ataupun pembunuhan nonfisik seperti pembunuhan karakter dan sebagainya yang bisa juga terjadi dalam menghadapi persaingan pada konfercab semacam ini.

"Tapi Insyaallah di Banyumas dengan semangat yang sudah ditunjukkan, semua itu (pembunuhan karakter, red.) tidak ada, Insyaallah," kata ulama yang akrab disapa Kiai Miftah itu.

Kiai Miftah mengatakan situasi yaumul haraj yang juga disebut sebagai era disrupsi atau era yang tidak menentu.

Dalam hal ini, kata dia, banyak orang yang langsung datang ke umat tanpa kulo nuwun (minta izin, red.) kepada pimpinannya dan itu datang setiap lima tahun sekali.

"Sudah tidak ada unggah-ungguh (sopan-santun, red.) bagaimana mereka menemui umat. Umat ini ada pimpinannya, tapi yelonong, dan itu sering terjadi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI