Aktris Aurelie Moeremans mengumumkan dirinya mengidap tumor colli. Ada benjolan di bagian leher dan setelah menjalani USG diketahui benjolan tersebut adalah tumor.
Dokter menyebut Aurelie mengidap tumor colli, perempuan 29 tahun tersebut sempat menjalani sejumlah pengobatan.
Namun membuatnya merasa minder. Karena pengobatan dengan suntikan bukannya mengecilkan benjolan di lehernya, malah membuat sebagian wajah Aurelie mengalami kelumpuhan.
"2 minggu setelah suntik, di awal Januari 2023 bagian bawahnya wajah seakan lumpuh. Nggak bisa buka lebar-lebar, stuck! Nggak bisa senyum sama sekali," kata Aurelie dikutip dari akun @aurelie, Sabtu (18/3/2023).
Setelah 3 bulan pasca menerima suntikan tersebut, kondisi bintang film EL ini mengaku mulai membaik. Meski senyumnya belum bisa selebar dahulu.
"Sekarang udah tiga bulan, udah jauh lebih baik tapi belum bisa senyum seperti dulu," bebernya.
Sejak saat itu, mantan kekasih Marcello Tahitoe ini mengaku menjadi minder jika bertemu orang lain.
Bahkan, ia juga sampai terpaksa membatalkan beberapa proyek syuting untuk menjalani pemulihan.
Tumor Colli
Tumor colli biasanya digunakan untuk kondisi yang menyebabkan munculnya pembesaran atau pembengkakan di leher.
Tumor ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Meski sebagian besar penyebabnya tak berbahaya, tumor pada leher tetap harus diwaspadai lantaran bisa saja bersifat ganas.
Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan leher di antaranya:
1. Infeksi
Infeksi bisa memicu pembengkakan kelenjar getah bening, salah satunya bisa terjadi di leher. Adapun penyebab yang satu ini ternyata juga dialami oleh Aurelie Moeremans.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, benjolan di leher Aurelie muncul akibat infeksi. Pembengkakan atau benjolan ini biasanya tak menimbulkan rasa nyeri dan terasa lunak.
Selain di leher, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa muncul di ketiak, bawah rahang, dan di atas tulang selangka.