Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila

Bernadette Sariyem

Senin, 01 Juni 2026 | 12:58 WIB
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato. (dok. KSP)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyerukan penerapan ekonomi Pancasila pada 1 Juni 2026 guna memastikan kekayaan alam dinikmati rakyat Indonesia.
  • Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan menjadi produsen utama komoditas teknologi tinggi di tengah tantangan krisis global.
  • Pemerintah akan melakukan transformasi ekonomi melalui hilirisasi total agar nilai tambah produk dikelola sepenuhnya di dalam negeri.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menggaungkan kembali pentingnya menerapkan sistem ekonomi Pancasila, agar seluruh kekayaan alam Indonesia tidak lagi dinikmati pihak asing.

Seruan tersebut diutarakan Prabowo dalam pidato memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), yang disiarkan secara langsung dalam akun YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo menegaskan, meskipun Indonesia dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah, tantangan besar masih membentang dalam memastikan kekayaan tersebut benar-benar jatuh ke tangan rakyat.

Dia menggarisbawahi posisi strategis Indonesia di peta ekonomi global. Menurutnya, Indonesia bukan lagi sekadar pemain pinggiran, melainkan salah satu penyedia utama kebutuhan industri teknologi tinggi dunia.

"Indonesia adalah salah satu produsen terbesar komoditas-komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern, yakni untuk teknologi tinggi. Kita adalah produsen terbesar mineral penting seperti timah, tembaga, emas, dan logam tanah jarang," kata Prabowo.

Kesiapan Menghadapi Krisis Global dan Swasembada Pangan

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ancaman krisis pangan yang melanda banyak negara, Presiden Prabowo membawa kabar optimis bagi masyarakat Indonesia.

Ia menyatakan, fondasi ketahanan nasional saat ini berada dalam kondisi yang jauh lebih stabil, terutama di sektor agraris dan energi.

Pencapaian swasembada pangan menjadi salah satu poin utama yang dipamerkan presiden. Tatkala negara-negara maju masih bergelut dengan pasokan makanan, ia mengklaim Indonesia sudah melampaui krisis.

baca juga

"Kita sudah swasembada pangan saat banyak negara menghadapi kesulitan. Kita sudah lebih siap," kata Prabowo.

Namun, Prabowo menyadari bahwa melimpahnya barang mentah tidak akan berarti banyak jika nilai tambahnya tidak dikelola di dalam negeri.

Rakyat Masih Menjadi Penonton

Meski memaparkan segudang prestasi dan potensi, Presiden Prabowo tidak menutup mata terhadap realita pahit yang selama ini terjadi.

Ia melontarkan otokritik tajam mengenai pola pengelolaan sumber daya alam pada masa lalu, yang dinilainya terlalu berorientasi keluar (export-oriented) tanpa memikirkan nilai tambah domestik yang maksimal.

Prabowo menyoroti fenomena di mana kekayaan Indonesia justru lebih banyak memberikan keuntungan bagi korporasi internasional dibandingkan bagi masyarakat lokal di daerah penghasil komoditas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merenungkan Kembali 1 Juni: Sudahkah Kita Menjadi Pancasilais yang Sebenarnya?

Merenungkan Kembali 1 Juni: Sudahkah Kita Menjadi Pancasilais yang Sebenarnya?

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 12:49 WIB

Pancasila di Era Digital: Ketika Polarisasi dan Hilangnya Adab Jadi Tantangan Bangsa

Pancasila di Era Digital: Ketika Polarisasi dan Hilangnya Adab Jadi Tantangan Bangsa

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard

News | Senin, 01 Juni 2026 | 11:06 WIB

Hari Lahir Pancasila yang ke Berapa Tahun 2026? Ini Sejarah Singkatnya

Hari Lahir Pancasila yang ke Berapa Tahun 2026? Ini Sejarah Singkatnya

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 11:10 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang

Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:45 WIB

Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?

Kasih Paham: Dolar Naik Gila-gilaan, Kenapa Rupiah Kita Kalah?

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32 WIB

Terkini

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

×