Kabar mengejutkan datang dari Marshanda. Dia mengaku bahwa dirinya tak pernah dilibatkan untuk mengurus putrinya, Sienna Ameera Kasyafani.
Kabar itu diunggah di salah satu akun gosip. Yakni, @rumpi_gosip.
Terdapat keterangan di unggahan foto. Di situ dijelaskan soal keluhan dari Marshanda tersebut.
"Marshanda Nangis Sesenggukan ungkap kesedihan Tak Dilibatkan untuk Mengurus Putrinya 'Kasih saya jalan ya Allah agar patah hatiku terobati, ajarkan aku keikhlasan ya Allah.'," jelas narasi itu, disadur Rabu (12/04/2023).
Admin dari akun tersebut juga memberikan keterangan di unggahannya. Ia mendoakan pernyataan Marshanda itu.
"Doaanya seketika bikin hati ikut nangis," sebutnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang memuji Marshanda adalah ibu yang kuat.
"Marshanda benr seorang ibu yg kuat... Dia mengenyampingkan ego nya, keinginannya, hak hak nya di atas kepentingan anaknya,,, dia sadar akan kekurangannya,,, sehingga dia merasa tdk layak berperan sebagaimana mestinya krn dengan dirinya sndiri pun dia msh sangat sulit mengontrol... Semoga marshanda ada moment dia akan diberi kesempatan utk bisa berada terus disisi anaknya...," tuturnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Jokowi Dampingi Ibu Ida Dayak untuk Memenuhi Undangan Joe Biden
"Pasti ada suatu alasan,knpa dia tidak dilibatkan mengurus putrinyainsya Allah itu yg terbaik untuk ke2nya...semoga chacha selalu diberikan kebahagiaan," ucapnya.
"Baik buruk seorang ibu harusnya dy ikut andil dalam mengurus buah hati nya mungkin Sienna sudah mendapatkan kasih sayang dr keluarga baru tapi tolong jgn mengesampingkan ibu kandung krn Marshanda lah yg melahirkan even dy ga sempurna as a mom.. tp memang ga ada ibu yg sempurna yg bikin sempurna adalah anak" bebernya.
"Saya punya masalah mental illnes juga dulu saya nganggap ko marshanda malah Cerai sama ben yg mau nerima dia apa adanya, sampai aku faham kenapa dia melakukan itu, g mudah menjalani rumah tangga dengan masalah mental yg kita punya apalagi setelah punya anak bukan hal yang bisa mudah di lewati, bukan tidak bersyukur apalagi menganggap mereka adalah beban buat kita, bukan juga karena g ikhlas tp ada masa dimana kita sedang kambuh atau tidak baik' saja kita khawatir melukai org terdekat kita, terutama mental nya, ini yang aku rasain aku takut anak aku trauma liat orang tua nya g baik" aja, tapi disisi lain aku gamau melewatkan setiap momen sama anak, aku takut suami jadi trauma juga Tp kita juga butuh mereka intinya posisi disini serba bingung, sampai akhirnya dia mutusin pisah adalah jalan terbaik, biar sakit ini cukup kita yang bawa sendiri jangan sampai anak jadi korban mental illnes kita," lugasnya.