Cara Meracik Daun Kelor Untuk Memperlancar ASI

Suara Bestie | Suara.com

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 12:37 WIB
Cara Meracik Daun Kelor Untuk Memperlancar ASI
Daun kelor

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr (Cand.) dr Inggrid Tania, membagikan resep berbahan daun katuk, kelor ditambah kunyit dan spirulina untuk membantu memperlancar produksi ASI.

Dia, mengatakan bahan-bahan ini juga seperti herbal lainnya semisal daun beluntas, daun pepaya, adas, klabet, habbatussauda, kunyit, temulawak bermanfaat untuk meningkatkan kuantitas dengan merangsang produksi ASI dan kandungan nutrisi.

Kemudian zat-zat bioaktif misalnya antioksidan guna memperkaya atau meningkatkan kualitas ASI.

Sejumlah bahan yang perlu disiapkan yakni 500 - 600 ml air, satu genggam katuk, satu genggam kelor, 20 gram kunyit dan iris-iris, seperempat hingga setengah sendok teh spirulina, satu siung bawang putih dan dua siung bawang merah yang juga diiris-iris.

Cara membuatnya yakni didihkan air, kemudian masukkan irisan bawang merah, bawang putih, kunyit. Setelahnya, masukkan katuk dan kelor segar.

Tania menyarankan agar tidak menggunakan daun kelor yang sudah dipetik lebih dari enam jam karena daun ini mudah teroksidasi.

Selain itu, seseorang boleh saja merebus daun katuk bersama tangkainya namun yang dikonsumsi cukup daunnya.

"Ketika merebus daun katuk dan kelor boleh saja kelor itu dimasukkan bersama tangkai-tangkainya tapi yang dimakan cukup daunnya. Tangkai kelor mengandung zat bioaktif yang mirip dengan kandungan di dalam daun. Tetapi tangkai kelor keras sehingga biasanya tidak ikut dimakan," jelas dia.

Selanjutnya, masak bahan-bahan yang dimasukkan tadi selama lima hingga 10 menit hingga sayur melunak, lalu matikan api dan masukan spirulina dan garam lalu aduk.

"Rasanya cukup gurih, segar. Disarankan konsumsi setidaknya dua hingga tiga kali sehari. Jangan lupa habiskan airnya karena pada air terlarut banyak nutrisi dan zat bioaktif," ujar Tania.

Tania mengatakan para ibu menyusui membutuhkan asupan makanan bergizi seimbang ditambah kondisi fisik sehat dan prima agar kualitas dan kuantitas ASI-nya mencukupi kebutuhan bayi mereka. Di samping itu, mereka juga bisa memanfaatkan bahan-bahan herbal untuk memperlancar produksi ASI.

Selain herbal buatan sendiri, orang-orang juga bisa menggunakan produk herbal atau jamu pelancar ASI yang tersedia di pasaran, tetapi pastikan sudah ada nomor izin edar Badan POM pada kemasan dan dipastikan izin edar itu asli.

"Sebetulnya herbal itu preparasi atau banyak bentuk sediaannya. Kalau yang praktis, itu membeli produk herbal atau jamu pelancar ASI, yang penting memperhatikan, sudah ada nomor izin edar Badan POM pada kemasan dan dipastikan izin edarnya asli atau bisa diperiksa di laman resmi atau aplikasi Badan POM," demikian saran dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

1 Agustus Memperingati Hari Apa? Cek 3 Perayaan di Tanggal Ini

1 Agustus Memperingati Hari Apa? Cek 3 Perayaan di Tanggal Ini

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 06:40 WIB

Cerita Mona Ratuliu Susui 2 Bayi, Gak Sempat Makan Sampai Disuapi!

Cerita Mona Ratuliu Susui 2 Bayi, Gak Sempat Makan Sampai Disuapi!

Lifestyle | Minggu, 30 Juli 2023 | 12:21 WIB

Bantu Cegah Anak Stunting, Ini 4 Tips Keberhasilan Pemberian ASI Kepada Bayi Untuk Para Ibu

Bantu Cegah Anak Stunting, Ini 4 Tips Keberhasilan Pemberian ASI Kepada Bayi Untuk Para Ibu

Health | Sabtu, 29 Juli 2023 | 16:46 WIB

Terkini

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 00:03 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:55 WIB

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:48 WIB

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 23:46 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:37 WIB

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 23:36 WIB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 23:30 WIB

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:04 WIB