Jenis dari Suku Kutai ini termasuk suku Dayak Islam yang banyak menyerap nilai-nilai kebudayaan suku Banjar dan Melayu pesisir di Kalimantan Timur.
Adat-istiadat lama Suku Kutai memiliki beberapa kesamaan dengan adat-istiadat Suku Dayak rumpun Ot Danum khususnya Tunjung-Benuaq.
Contohnya adalah upacara adat paling meriah yang disbeut Erau, upacara belian atau ritual pengobatan penyakit, dan mantra serta ilmu gaib seperti parang maya, panah terong, polong, racun gangsa, perakut, peloros, dan lainnya.
Adapun, adat-adat tersebut dimiliki oleh Suku Kutai dan Suku Dayak.
Selain itu Suku Kutai juga memiliki kedekatan budaya dengan Suku Banjar karena terjadi asimilasi dengan budaya melayu banjar.
Contoh asimilasi itu seperti pertunjukan Mamanda, budaya Melayu seperti Jepen atau Zapin, dan musik Panting Gambus.