8 Prosesi Ritual Pernikahan Adat Bali

Suara Bestie

Selasa, 05 September 2023 | 14:36 WIB
8 Prosesi Ritual Pernikahan Adat Bali
Pengantin Bali ([Tangkapan Layar])

Sebelum menjalani prosesi tersebut, pengantin laki-laki akan mengucapkan syair Weda, yang juga akan dibalas dengan syair Weda oleh mempelai perempuan. Selanjutnya mereka akan melempar daun betel atau daun siri. Tujuannya untuk melawan kekuatan jahat yang mungkin saja menghadang selama prosesi pernikahan adat Bali berlangsung.

Upacara ini juga bertujuan sebagai penghormatan bagi keluarga mempelai wanita. Sekaligus sebagai harapan agar kehidupan pernikahan mempelai lancar.

4.       Upacara Medagang-dagang

Medagang-dagang memiliki arti berdagang. Dalam upacara ini, pengantin perempuan dan pria akan melakukan tawar-menawar barang dagangan hingga mencapai kesepakatn harga.

5.       Metegen-tegenan dan Suun-suunan

Dalam prosesi ini metegen-tegenan akan dipikul pengantin pria dan sun-suunan djunjung oleh pengantin perempuan. Keduanya pun akan mengelilingi api suci (sanggah surya) sebanyak tujuh kali.

Pengantin perempuan dan pria akan melantunkan doa setiap langkahnya. Upacara ini adalah simbol awal dari kehidupan baru kedua mempelai.

6.       Natab Pawetonan

Natab pawetonan adalah upacara yang dilakukan salam sistem perkawinan mepadik. Prosesi ini dilakukan di atas tempat tidur dengan cara memberikan seserahan pernikahan adat Bali.

baca juga

Seserahan yang berisi berbagai barang berharga seperti seperangkat perhiasan dan pakaian akan diserahkan oleh pengantin laki-laki kepada ibu dari pengantin perempuan.

Barang-barang yang diberikan tersebut adalah simbol pengganti air susu ibu. Dengan kata lain, ini menjadi tanda bahwa tanggung jawab seorang ibu untuk membesarkan dan melindungi anaknya telah usai.

7.       Bekal Tadtadan

Prosesi ini dilakukan dengan cara memberikan seperangkat perhiasan atau pun pakaian ibadah dari ibu kepada putrinya.

Ritual ini mengandung harapan agar sang putri selalu mengingat kasih sayang dan jasa ibunya. Di sisi lain, pemberian pakaian ibadah merupakan harapan agar si anak selalu mengingat Tuhan dan rajin beribadah.

8.       Upacara Mejaya-jaya

Prosesi terakhir dari pernikahan adat Bali adalah Mejaya-jaya. Ritual ini dilakukan setelah pengantin resmi menyandang status suami istri. Upacara mejaya-jaya mengandung harapan agar pasangan mendapat kemudahan dan bimbingan Tuhan.

Setelah menjalani ritual mejaya-jaya, pasangan suami istri tak boleh keluar atau melakukan perjalanan selama tiga hari. Pada masa ini keduanya juga harus menjalani kewajiban sebagai suami istri. Hal ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keintiman antara pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masuk dalam Tari Kolosal, Ini Gerak dan Pola Lantai Tari Kecak

Masuk dalam Tari Kolosal, Ini Gerak dan Pola Lantai Tari Kecak

Bestie | Kamis, 17 Agustus 2023 | 06:30 WIB

Berawal dari Seruan Kata Cak-cak-cak, Ini Sejarah Tari Kecak Bali

Berawal dari Seruan Kata Cak-cak-cak, Ini Sejarah Tari Kecak Bali

Bestie | Kamis, 17 Agustus 2023 | 06:25 WIB

Terkini

Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo

Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:50 WIB

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:45 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra

Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra

Bogor | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:37 WIB

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:35 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav

Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026: Cinta Sang Istri Jadi Bahan Bakar Deniz Undav

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:31 WIB

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29 WIB