Hak Asuh anak Inara Rusli dan Virgoun masih dipertanyakan akan jatuh kepada siapa. Inara mengaku lebih pantas lantaran yang menyusuinya, sementara pihak Virgoun mengaku jika dirinya lah yang bisa merawat anaknya dengan baik.
Garda terdepan yang memperjuangkan hak asuk anak itu jatuh pada Virgoun adalah kerabatnya. Sang kakak, Febby Carol bersih keras memperjuangkan apa yang seharusnya menjadi milik adiknya.
“Kita memperjuangkan hak asuh anak ada di tangan adik saya,” Kata Febby Carol.
Sidang yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat itu juga dihadiri ibunda Virgoun, Eva Manurung sebagai saksi.
Saat menemui wartawan, dirinya mengungkap semua keburukan sang menantu, Inara. Eva mengatakan jika Inara kerap main tangan dengan buah hatinya, sehingga tidak layak jika hak asuh jatuh pada dirinya.
“Anakmu nggak mau makan, harusnya kau bilang ‘kenapa nak, coba mami lihat mulutnya ada luka? Apa sakit perut kah, atau apa kah,’, bukan kamu main tangan,” sindir Eva.
“Anak umur segitu kamu ketok pakek jarimu kepalanya gitu, jangan, kamu jahat itu namanya,” sambungnya.
Hal semacam itulah yang membuat Eva maupun Febby bersih keras memperjuangkan hak asuh anak jatuh pada Virgoun.
“Kenapa kita juga membantu disini untuk persidangan hak asuh anak, karena kita menilai bukannya kita merasa kita lebih layak ya, tapi memang dari apa yang kita lihat, memang selayaknya kita ingin hak asuh anak itu jatuh ke pihak ayahnya,” kata Febby.
Baca Juga: Sinopsis Film 'Kisah Tanah Jawa Pocong Gundul', Perjalanan Hidup Seorang Walisdi
“Untuk kepentingan pertumbuhan anak, baik secara psikis. Jadi masa-masa kecil saat ini kayaknya mereka butuh bukan kekerasan ya, Jadi kalau mereka bilang kekerasan itu ditujukan kepada adik saya lucu aja sih, nggak kebalik,” sindirnya.