Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu

Muhamad Yasir, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:51 WIB
Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • KPK menggeledah sejumlah lokasi di Kota Bengkulu.
  • Penggeledahan dilakukan untuk mencari tambahan alat bukti guna memperkuat penyidikan kasus dugaan suap Rejang Lebong.
  • Penyidik sebelumnya telah menyita dokumen, barang elektronik, serta uang tunai lebih dari Rp4 miliar.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah sejumlah lokasi di Kota Bengkulu dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Penggeledahan dilakukan untuk mencari alat bukti baru yang memperkuat konstruksi perkara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, hingga kini penyidik masih bekerja di lapangan sehingga belum bisa mengungkap lokasi-lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan.

“Dalam proses penggeledahan tentunya penyidik mencari alat bukti-alat bukti tambahan ya untuk mempertebal, memperkuat berkaitan dengan konstruksi perkara di wilayah Kota Bengkulu ini,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Budi memastikan KPK akan menyampaikan perkembangan setelah seluruh rangkaian penggeledahan selesai, termasuk lokasi yang digeledah serta barang bukti yang berhasil diamankan.

“Nanti kami akan update kembali terkait dengan titik-titik yang dilakukan penggeledahan termasuk detil hasil penggeledahannya,” katanya.

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Penyidik KPK RI saat membawa lima koper dan kardus dari rumah pribadi Kadis PUPR Kota Bengkulu Noprisman ke Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Sabtu (25/7/2026). [ANTARA/Anggi Mayasari]
Penyidik KPK RI saat membawa lima koper dan kardus dari rumah pribadi Kadis PUPR Kota Bengkulu Noprisman ke Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Sabtu (25/7/2026). [ANTARA/Anggi Mayasari]

Sebelumnya, KPK juga menggeledah sejumlah lokasi di Bengkulu, mulai dari kantor dan rumah pihak swasta yang bergerak di bidang alat kesehatan dan pengelolaan limbah hingga rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kota Bengkulu.

Dari rangkaian penggeledahan sebelumnya, penyidik menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai lebih dari Rp4 miliar. Uang tersebut ditemukan di rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu.

baca juga

Perkara yang tengah dikembangkan KPK berkaitan dengan dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara.

Meski penyidikan terus berjalan, hingga kini KPK belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Bansos Beras, Kakak Hary Tanoe Dipanggil Penyidik KPK

Kasus Bansos Beras, Kakak Hary Tanoe Dipanggil Penyidik KPK

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:21 WIB

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Terkini

Banjirnya Sudah Surut

Banjirnya Sudah Surut

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 14:34 WIB

Special Show untuk Toddler di Jakarta: TodeCella 2026 Hadirkan Nailoong, Bluey, Pinkfong Bebefinn

Special Show untuk Toddler di Jakarta: TodeCella 2026 Hadirkan Nailoong, Bluey, Pinkfong Bebefinn

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:33 WIB

Tayang 18 November, Drama Sound:Track Hadirkan 8 Cerita dari Lagu Berbeda

Tayang 18 November, Drama Sound:Track Hadirkan 8 Cerita dari Lagu Berbeda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 14:30 WIB

Apakah Hari Pahlawan 10 November 2026 Tanggal Merah? Cek Ketentuan Terbaru

Apakah Hari Pahlawan 10 November 2026 Tanggal Merah? Cek Ketentuan Terbaru

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:29 WIB

Media Singapura Sorot Semakin Panas Hubungan Prabowo dan Jokowi karena Gibran

Media Singapura Sorot Semakin Panas Hubungan Prabowo dan Jokowi karena Gibran

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:28 WIB

Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta

Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 14:27 WIB

Beda Karakter Shio Kambing Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air, Mana yang Paling Ambisius?

Beda Karakter Shio Kambing Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air, Mana yang Paling Ambisius?

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:26 WIB

Modal Pistol Mainan, 4 Pemuda di Bekasi Nyamar Jadi Intel Culik Warga Demi Duit Tebusan

Modal Pistol Mainan, 4 Pemuda di Bekasi Nyamar Jadi Intel Culik Warga Demi Duit Tebusan

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:26 WIB

Perbandingan Smart Door Lock Bardi dan Paloma untuk Keamanan Rumah

Perbandingan Smart Door Lock Bardi dan Paloma untuk Keamanan Rumah

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 14:25 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Pendorong Ekonomi RI Tumbuh 5,47%

Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Pendorong Ekonomi RI Tumbuh 5,47%

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:25 WIB

×