Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur
Anak-anak bertanding dalam kejuaraan liga aspal di lapangan yang dibuat dari jalan kampung di bawah rel kereta kawasan Menteng Jaya, Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung menawarkan RPTRA Borobudur sebagai lokasi baru Liga Aspal.
  • PT KAI melarang penggunaan lahan tidur Menteng Jaya karena berada di kawasan jalur kereta api berisiko tinggi.
  • Warga Menteng Jaya masih mempertimbangkan tawaran tersebut karena lokasi RPTRA Borobudur dinilai cukup jauh dari permukiman mereka.

Suara.com - Harapan warga Menteng Jaya memindahkan Liga Aspal ke lahan tidur milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) pupus. Sebagai gantinya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan RPTRA Borobudur sebagai lokasi baru agar kompetisi sepak bola anak-anak tersebut tetap bisa berjalan.

Ketua Karang Taruna RW 08 Menteng Jaya, Andicka Prasetia, mengatakan usulan tersebut muncul karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak memiliki lahan lain di wilayah Menteng Jaya yang dapat dijadikan lapangan.

"Karena di sini juga nggak ada lahan Pemda yang bisa buat dibangun lapangan, jadi mungkin itu solusi dari Pak Gubernur buat di Borobudur," ujar pria yang akrab disapa Odoy kepada Suara.com, Kamis (6/8/2026).

Meski demikian, tawaran tersebut belum tentu diterima. Warga masih mempertimbangkan karena lokasi RPTRA Borobudur dinilai cukup jauh dari permukiman mereka.

Menurut Odoy, sebagian besar pemain Liga Aspal berasal dari RW 08 Menteng Jaya sehingga perpindahan lokasi berpotensi menyulitkan anak-anak yang selama ini rutin berlatih dan bertanding.

"Masih kami pikirkan lah untuk perihal nanti kami main di Borobudur atau gimana ke depannya," ucapnya.

Kendati belum menentukan sikap, Odoy tetap mengapresiasi perhatian yang diberikan Pramono terhadap keberlangsungan Liga Aspal.

"Saya kira, Pak Gubernur udah ngasih solusi yang terbaik lah," katanya.

Sebelumnya, rencana memanfaatkan lahan tidur milik KAI di Menteng Jaya sebagai lapangan serbaguna tidak mendapat persetujuan.

baca juga

PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta melarang penggunaan lahan tersebut karena berada di kawasan Right of Way (ROW) atau ruang milik jalur kereta api.

Menurut KAI, area tersebut merupakan bagian dari prasarana perkeretaapian yang hanya diperuntukkan bagi operasional, pemeliharaan, dan keselamatan perjalanan kereta api.

Larangan itu juga didasarkan pada hasil safety assessment yang menyimpulkan kawasan ROW memiliki risiko tinggi apabila digunakan untuk kegiatan olahraga maupun aktivitas masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai

Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel

Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:55 WIB

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026

BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu

Pertebal Bukti Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kota Bengkulu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:37 WIB

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×