5 Daftar Pahlawan Nasional dari Bali

Suara Bestie

Kamis, 14 September 2023 | 14:32 WIB
5 Daftar Pahlawan Nasional dari Bali
I Gusti Ketut Jelantik ([Tangkapan Layar])

Bali, salah satu daerah yang ikut berkontribusi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Mengutip dari laman Dinas Kebudayaan Pemerintah Provinsi Bali, Bali menjadi salah satu basis perjuangan melawan Belanda dan Jepang.

Peperangan yang terjadi di Pulau ini mulai dari Perang Jagaraga (1848-1849), Perang Kusamba (1849), Perlawanan Rakyat Banjar (1868), Perang Puputan Badung (1906), Perang Puputan Klungkung (1908), dan Perang Puputan Margarana (1946).

Perjuangan untuk sampai di titik merdeka tidak terlepas dari upaya para pejuang dan pahlawan Bali. Berikut daftar pahlawan nasional dari Bali:

1.       I Gusti Ketut Jelantik

I Gusti Ketut Jelantik adalah patih Kerajaan Buleleng yang menolak dihapuskannya sistem tawan karang oleh Belanda. 

Tawan karang adalah sistem yang berlaku di Bali yang memberikan hak bagi raja Bali untuk menguasai kapal yang terdampar di perairannya. Karena hal ini, terjadilah perang antara Kerajaan Buleleng dan Belanda.

Selain kalah, Kerajaan Buleleng harus menyepakati perjanjian yang menguntungkan Belanda. Kerajaan Buleleng pun dipindah ke Jagaraga.

Belanda tidak tinggal diam, mereka menggempur I Gusti Ketut Jelantik dan pasukannya. Pada Perang Puputan Jagaraga yang terjadi tahun 1848-1849 itu, Ketut Jelantik dan seluruh pasukannya tewas. 

I Gustu Ketut Jelantik ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah RI pada 14 September 1993. 

baca juga

2.       I Gusti Ketut Pudja

Ketika PPKI dibentuk pada 7 Agustus 1945, I Gusti Ketut Pudja ditunjuk oleh Soekarno sebagai anggota PPKI mewakili Sunda Kecil.

Salah satu peran Ketut Pudja adalah mengusulkan perubahan poin pertama Piagam Jakarta yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan.

Kalimat “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” diusulkan Ketut Pudja untuk diubah menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Usul ini diterima oleh Mohammad Hatta. Ketut Pudja lalu diangkat sebagai Gubernur Sunda Kecil setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan.

Selain menyebarkan berita proklamasi, ia juga bertugas menjelaskan konsep dan struktur pemerintahan kepada masyarakat. I Gusti Ketut Pudja ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Kerajaan Paser di Kaltim, Raja Pertama Seorang Wanita

Sejarah Kerajaan Paser di Kaltim, Raja Pertama Seorang Wanita

Bestie | Senin, 11 September 2023 | 17:00 WIB

Jadi Persembahan Umat Hindu Bali, Ini Sejarah Canang

Jadi Persembahan Umat Hindu Bali, Ini Sejarah Canang

Bestie | Selasa, 05 September 2023 | 14:24 WIB

Terkini

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Banten | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:57 WIB

×