Pentengan Gambus Paser merupakan salah satu kesenian tradisional asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur yang masih terus dilestarikan.
Kesenian ini merupakan pertunjukan gabungan dari musik, vokal, dan instrumental alat musik tradisional khas Kaltim.
Pentengan atau petikan Gambus Paser ini merupakan kesenian yang masih tumbuh dan berkembang sejak masa kerajaan Paser.
Di kalangan muda-mudi Paser, kesenian ini rupanya mulai berkembang dan menjadi salah satu ikon dari masyarakat Paser.
Dalam pertunjukannnya, petikan gambus ini menjadi media hiburan masyarakat Paser sebagai pengiring tarian ronggeng paser dan bejepen.
Jadi, jika pertunjukan Gambus Paser merupakan pertunjukan musik, maka Ronggeng Paser adalah tarian.
Namun keduanya dapat saling terhubung membentuk satu seni pertunjukan.
Tidak sendiri, pertunjukkan ini biasanya dimainkan secara berkelompok dan bersamaan dengan ketipung atau gendang, agong, dan juga vojal di acara besar seperti pernikahan.
Tetapi, petikan gambus juga biasa dimainkan masyarakat saat sedang bersantai di ladang.
Baca Juga: Shin Tae Yong Tak Akan Berhenti Tambah Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia
Ada juga biasanya para nelayan yang memainkan petikan gambus sambil bersantai menunggu hasil tangkapan ikan di daerah pesisir.
Jadi, petikan gambus ini memang menjadi media hiburan yang bisa mempererat tali persaudaraan masyarakat Paser.
Pertunjukan Gambus Paser ini kaya akan musik karena terdiri dari berbagai pentengan (teknik petik) yang erat kaitannya dengan nilai-nilai sosialnya.