Ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan mengaku bahwa dirinya memang memberikan uang kepada ahli forensic, Reza Indragiri yang saat itu dimintai keterangan dalam sebuah wawancara.
Hal ini diakui Edi Darmawan saat berbincang bersama Karni Ilyas yang ditayangkan di YouTube. Ia mengaku tegas memang memberi uang kepada Reza Indragiri.
"Terus satu lagi nih, Reza Indragiri, saya mau cerita dia bawa-bawa ada orang ngasih dia duit, betul itu saya. Saya akuin udah, malam ini saya ngaku sama Pak Karni," ungkapnya seperti dikutip pada Sabtu (7/10/2023).
Namun Edi Darmawan menolak bahwa itu upaya suap seperti yang saat ini ramai jadi perbincangan.
Edi Darmawan bercerita, kala itu dirinya dan Reza Indragiri berada dalam sebuah ruangan untuk berbincang.
Ia pun akhirnya tahu bahwa Reza Indragiri tinggal di Bogor. Dari situ Edi Darmawan mengaku memiliki niatan baik untuk memberikan ongkos sepulang dari wawancara tersebut kepada Reza Indagiri.
"Jadi ceritanya begini kita jadi narasumber itu waktu, saya sebagai (ayah) koban, Reza Indragiri sebagai ahli forensik. Terus saya tanya, 'Bang naik apa? Naik taksi, eh nggak tahu naik kereta apa naik bus saya nggak tahu, dia rumahnya di Bogor belakang rumah teman saya," katanya.
Ia pun mengaku memberi uang karena biasanya membagi untuk dhuafa.
"Saya dan dia kencing, terus saya selipin duit berapa juta perak maksudnya supaya dia bisa pulang. Kasihan nih dia jadi narasumber kan suka dikasih tuh duit kecil-kecil. Kalau saya kan bagiin buat dhuafa," jelas Edi Darmawan.
Baca Juga: Ayah Mirna Tuduh Otto Hasibuan Peras Keluarga Jessica Wongso, Uang Buat Liburan ke Alaska
Namun ia bingung karena uang tersebut malah disebut siap hingga berurusan dengan KPK.
"Jadi ceritanya seperti itu, jadi saya itu yang kasih bukan orang lain, saya ngaku," jelas Edi Darmawan.
"Dia mabok ke KPK katanya saya nyuap, 3 juta perak, nyuap," imbuhnya.
Edi Darmawan pun merasa curiga ada orang yang mempengaruhinya berbuat demikian.
"Kita baik ya, saya juga nggak mau musuhan ya, dianya aja yang mabok, nggak tahu dibayar Otto atau nggak itu dia ngomong gitu," ucap Edi Darmawan.