Perekonomian Dunia Tertekan, Dana Asing Membanjiri Indonesia

Doddy Rosadi

Jum'at, 04 April 2014 | 16:05 WIB
Perekonomian Dunia Tertekan, Dana Asing Membanjiri Indonesia
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah. (www.setkab.go.id)

Suara.com - Kinerja perekonomian nasional dinilai sangat luar biasa. Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Firmanzah mengemukakan, kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif hampir di semua indikator meski melalui sejumlah ujian seperti pelemahan pasar ekspor dunia, pelarian modal ke luar negeri hingga tapering off yang dilakukan Bank Sentral Amerika Serikat.

“Ditopang oleh fundamental ekonomi yang luar biasa, bauran kebijakan yang dilakukan pemerintah bersama-sama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan hasil yang dapat kita rasakan saat ini, di mana secara umum perekonomian nasional dapat terjaga positif dan stabil di tengah tekanan ekonomi dunia,” kata Firmanzah di Jakarta, Jumat (4/4/2014), seperti dilansir laman Setkab.go.id.

Ia menyebutkan, perbaikan neraca pembayaran dan perdagangan, inflasi yang terjaga, peningkatan cadangan devisa, serta semakin menguatnya kepercayaan para pelaku ekonomi terhadap ekonomi Indonesia adalah prestasi yang patut diapresiasi dari tim ekonomi pemerintah, termasuk BI dan OJK saat ini.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan itu menguraikan, di tengah ancaman eksodus modal asing di sejumlah negara khususnya negara emerging dan berkembang beberapa waktu terakhir (kuartal IV-2013 hingga saat ini), Indonesia bahkan sebaliknya.

Sepanjang Januari-Maret 2014, berdasarkan catatan Bank Indonesia, dana asing yang masuk mencapai Rp54 triliun. “Angka ini jauh lebih besar dari jumlah dana asing yang masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2013 yang mencapai Rp. 28 triliun,” terang Firmanzah.

Adapun nilai tukar rupiah, lanjut Firmanzah, juga terus menguat di sepanjang Januari-Maret 2014, berlawanan arah dengan nilai tukar di sejumlah negara berkembang yang menghadapi depresiasi nilai tukar yang sangat tajam.

“Penguatan nilai tukar rupiah bahkan tertinggi dari 24 negara berkembang lainnya,” ujarnya.

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), menurut Firmanzah, dengan trend menguat di luar ekspektasi pasar (menembus batas 4.800) merupakan manifestasi dari animo dan apresiasi pasar terhadap fundamental ekonomi nasional.

“Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa penguatan nilai tukar rupiah dan IHSG merupakan dampak dari semakin kokohnya fundamental ekonomi nasional, dan respon kebijakan ekonomi terhadap tekanan eksternal yang dilakukan dengan sigap melalui sejumlah instrumen, baik fiskal dan moneter, serta terus menjaga sektor riil dan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Bulan, Rp54 Triliun Dana Asing Masuk

Tiga Bulan, Rp54 Triliun Dana Asing Masuk

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 15:02 WIB

RI Harus Siap Antisipasi Keluarnya Modal Asing

RI Harus Siap Antisipasi Keluarnya Modal Asing

Bisnis | Senin, 24 Maret 2014 | 11:10 WIB

Modal Asing Mulai Keluar, Indeks Regional Terjun Bebas

Modal Asing Mulai Keluar, Indeks Regional Terjun Bebas

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2014 | 15:54 WIB

Hot Money Membanjiri Indonesia, Thailand dan Filipina

Hot Money Membanjiri Indonesia, Thailand dan Filipina

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2014 | 09:50 WIB

Terkini

Niat Hati Healing, Malah Jatuh Miskin: Kenali Jebakan Doom Shopping di Kala Stres!

Niat Hati Healing, Malah Jatuh Miskin: Kenali Jebakan Doom Shopping di Kala Stres!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:19 WIB

Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional

Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 10:16 WIB

Bungkam Persiraja 5-0, Pelatih PSMS Medan Apresiasi Kerja Keras Pemain

Bungkam Persiraja 5-0, Pelatih PSMS Medan Apresiasi Kerja Keras Pemain

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:15 WIB

Revisi UU Keuangan Haji, Momentum BPKH Perkuat Kelembagaan Dana Umat

Revisi UU Keuangan Haji, Momentum BPKH Perkuat Kelembagaan Dana Umat

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:12 WIB

Ketika Menjadi Berbeda Justru Membuatmu Istimewa

Ketika Menjadi Berbeda Justru Membuatmu Istimewa

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:10 WIB

10 Pantangan yang Tidak Boleh Dilanggar oleh Orang dengan Weton Tulang Wangi

10 Pantangan yang Tidak Boleh Dilanggar oleh Orang dengan Weton Tulang Wangi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 10:10 WIB

Hey Anak Manja! Selamat Dayang di Kamp Chi Ku

Hey Anak Manja! Selamat Dayang di Kamp Chi Ku

News | Minggu, 08 November 2026 | 10:05 WIB

Rela Ngutang demi Hajatan Mewah, tapi Anak Minta Kuliah Jawabnya "Gak Ada Biaya", Kok Bisa?

Rela Ngutang demi Hajatan Mewah, tapi Anak Minta Kuliah Jawabnya "Gak Ada Biaya", Kok Bisa?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:00 WIB

Karhutla Ganggu Air Bersih 1.314 KK di Kayong Utara, Bupati Romi Dorong Perbaikan Pipa Sungai Buloh

Karhutla Ganggu Air Bersih 1.314 KK di Kayong Utara, Bupati Romi Dorong Perbaikan Pipa Sungai Buloh

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:55 WIB

Shin Tae-yong Ungkap Badai Flu Terjang Skuad Persija Jakarta

Shin Tae-yong Ungkap Badai Flu Terjang Skuad Persija Jakarta

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:50 WIB

×