Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tiga Bulan, Rp54 Triliun Dana Asing Masuk

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 01 April 2014 | 15:02 WIB
Tiga Bulan, Rp54 Triliun Dana Asing Masuk
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Dana asing semakin deras mengalir ke Indonesia. Dalam tiga bulan pertama di sepanjang 2014, jumlah dana asing yang masuk sudah mencapai Rp54 triliun. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, derasnya aliran dana asing menjadi tanda pulihnya kepercayaan investor global kepada Indonesia.

“Ketika perekonomian dunia melambat, pada 2013 Indonesia berhasil tumbuh 5,8 persen dan stabilitas makro terjaga. Di awal 2014, ketika mata uang sejumlah negara seperti Turki anjlok, Rupiah justru menguat hingga 7 persen. Arus modal juga mencapai Rp54 triliun dalam tiga bulan. Masuknya arus modal ini karena menguatnya kepercayaan investor global. Economist juga sudah mengeluarkan Indonesia dari daftar “fragile 5”,” kata Agus Martowardojo di Gedung Bank Indonesia, Selasa (1/4/2014).

Tahun lalu, jumlah dana asing yang masuk sebesar Rp28 triliun. Dengan demikian, jumlah dana asing yang masuk dalam tiga bulan pertama di 2014 hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah dana asing yang masuk pada tahun lalu.

Beberapa waktu lalu, Agus Martowardojo mengatakan, masuknya dana asing ke pasar saham dan pasar uang telah membuat indeks saham di Bursa Efek Indonesia dan juga nilai tukar rupiah menguat. Meski demikian, Indonesia harus bersiap untuk mengantisipasi keluarnya dana asing apabila Bank Sentral Amerika jadi menaikkan suku bunga acuan.

Menurut Agus, kestabilan makro ekonomi Indonesia serta pulihnya pasar bukan hanya karena dampak preemptive inflasi dan defisit neraca berjalan tetapi karena kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Otoritas Jasa Keuangan serta kalangan perbankan dalam memulihkan kembali struktur mikro pasar valuta asing.

Kata Agus, saat ini likuiditas valuta asing antarbank berjalan dengan lancar dengan volume yang terus meningkat. Apabila sebelumnya volume spot sekitar 200-500 juta dolar Amerika per hari kini sudah naik menjadi 1,5-2 miliar dolar Amerika per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Indonesia: Perekonomian Indonesia Mulai Menguat

Bank Indonesia: Perekonomian Indonesia Mulai Menguat

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 14:27 WIB

BI: Harga Pangan Terkendali, Tren Inflasi Menurun

BI: Harga Pangan Terkendali, Tren Inflasi Menurun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2014 | 15:08 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB