Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Indonesia Belajar Pengembangan PLTA dari Austria

Doddy Rosadi

Senin, 05 Mei 2014 | 17:20 WIB
Indonesia Belajar Pengembangan PLTA dari Austria
Menteri ESDM Jero Wacik (kiri) berbincang dengan Menteri PU Djoko Kirmanto (tengah). (Antara/Prasetyo Utomo)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik dan Menteri Transportasi, Inovasi Dan Teknologi Austria Doris Bures menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding/MoU) Kerja Sama Teknologi Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Senin (5/5/2014).

Nota kesepahaman antar kedua negara ini dibuat dengan mempertimbangkan kepentingan bersama dalam mengembangkan kerja sama energi baru terbarukan antara Republik Indonesia dan Republik Federal Austria. Kedua negara juga mengakui pentingnya energi terbarukan bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.

Kerjasama di bawah Nota Kesepahaman ini antara lain meliputi peningkatkan investasi di bidang teknologi infrastruktur PLTA, mendorong transfer teknologi PLTA, eksplorasi potensi kerjasama pada bidang energi terbarukan lain di masa depan serta kerja sama ilmiah dan teknis.

Rencana Kerja Sama PLTA antara Indonesia dan Austria ini telah disampaikan saat kunjungan Duta Besar Austria untuk Indonesia kepada Wakil Menteri ESDM pada tanggal 16 Januari 2014 yang lalu. Kementerian ESDM menyambut baik tawaran kerja sama ini, mengingat Austria telah memiliki pengalaman yang luas dalam pengembangan PLTA.

Selanjutnya, dilakukan rapat yang melibatkan unit-unit di lingkungan Kementerian ESDM, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM untuk membahas konsep MoU ini. Perusahaan energi terbarukan Austria yang telah beroperasi di Indonesia adalah Andritz Hydro, perusahaan Austria yang bergerak di bidang penyediaan jasa dan sistem mekanik-elektro untuk fasilitas PLTA yang memiliki reputasi sebagai perusahaan global yang unggul dalam daya hidrolik.

Dikutip dari laman esdm.go.id, Senin (5/5/23014), Andritz Hydro beroperasi di Indonesia melalui pembangunan PLTA terbesar di Indonesia, yaitu PLTA Cirata, yang listriknya dijual ke PT PLN guna mendukung pemenuhan kebutuhan listrik nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengendalian BBM Subsidi Perlu Kesadaran dari Masyarakat

Pengendalian BBM Subsidi Perlu Kesadaran dari Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 25 April 2014 | 17:00 WIB

Pemerintah Tidak Larang PLN Impor Gas Alam Cair

Pemerintah Tidak Larang PLN Impor Gas Alam Cair

Bisnis | Selasa, 22 April 2014 | 14:05 WIB

Pemerintah Siapkan Badan Khusus yang Menjamin Pasokan Gas

Pemerintah Siapkan Badan Khusus yang Menjamin Pasokan Gas

Bisnis | Selasa, 15 April 2014 | 13:11 WIB

ESDM: Negara Harus Untung, Freeport Wajib Divestasi 30 Persen Saham

ESDM: Negara Harus Untung, Freeport Wajib Divestasi 30 Persen Saham

Bisnis | Selasa, 15 April 2014 | 10:50 WIB

Jepang Tetap Gunakan Energi Nuklir

Jepang Tetap Gunakan Energi Nuklir

Bisnis | Jum'at, 11 April 2014 | 15:42 WIB

Menteri ESDM: 25 Perusahaan Sudah Tanda Tangan Amandemen Kontrak Karya

Menteri ESDM: 25 Perusahaan Sudah Tanda Tangan Amandemen Kontrak Karya

Bisnis | Jum'at, 07 Maret 2014 | 13:25 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB