Suara.com - Bandara Binaka di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, akan dikembangkan melalui penambahan ukuran landasan pacu dengan panjang dan lebar menjadi 2.600 meter x 60 meter. Proyek ini akan dimulai 2015.
Bupati Kabupaten Nias Sokhiatulo Laoli mengatakan dengan landasan pacu yang memiliki ukuran lebih panjang dan lebar, bandara bisa didarati pesawat berukuran besar sehingga bisa melayani penerbangan langsung.
"Kami harapkan nanti kalau sudah selesai, bandara ini bisa melayani penerbangan langsung dari Jakarta, Surabaya. Bahkan kita harapkan, bisa juga ada penerbangan dari Penang (Malaysia)," kata Laoli di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (10/10/2014).
Dia menambahkan proyeksi pengerjaan fisik selama tiga tahun.
"Lahan kami sudah cukup semua kita sudah punya lahan yang siap digarap 1.000 meter x 255 meter. Jadi lahan kami sudah siap. Kami tinggal tunggu anggaran di tahun depan mungkin sekitar April 2015, setelah itu sudah bisa jalan semua. Tidak ada masalah," katanya.
Bandara Binaka saat ini hanya memaksimalkan pesawat Wings Air jenis Fokker 70 yang terbang tiga kali sehari dari Bandara Kualanamu ke Bandara Binaka dengan waktu tempuh sekitar 50 menit.