Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Mengkhawatirkan, Pemborosan Energi di Indonesia

Doddy Rosadi

Jum'at, 28 November 2014 | 08:50 WIB
Mengkhawatirkan, Pemborosan Energi di Indonesia
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Pelican Communications, anak usaha Idea Group, menggandeng pengusaha nasional Sandiaga Uno, para profesional, dan kalangan anak muda untuk mengampanyekan hemat energi. Upaya yang menjadi bagian dari Gerakan Hemat Energi ini berangkat dari fakta bahwa pemborosan energi di Indonesia berada pada tingkat yang makin mengkhawatirkan.
 
Indikator sederhana, bisa dilihat dari pagu anggaran subsidi energi di APBN-P 2014 yang membengkak dari hanya Rp361,6 triliun, menjadi Rp453,3 triliun, terbagi untuk subsidi BBM Rp350,3 triliun dan listrik Rp 103 triliun.

Di antara negara lain di Asia, Indonesia termasuk paling boros mengalokasikan dana subsidi energi. Anggaran subsidi energi Indonesia 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Indonesia berada di urutan setelah Pakistan dan Bangladesh.

Menurut Data ASEAN Centre for Energy (ACE) tahun 2013, Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat pemborosan energi listrik paling tinggi saat ini. Padahal pasokan listrik di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menunjukkan, intensitas pemborosan penggunaan energi di Indonesia empat kali lebih besar dibanding Jepang.

“Kami mengajak masyarakat untuk bijak mengonsumsi energi, menggunakan seefektif dan seefisien mungkin. Menghemat energi bisa mulai dari hal kecil, contohnya mematikan lampu bila tidak diperlukan, memasang timer TV dan AC mematikan kendaraan ketika menunggu seperti mengisi bensin, dan lain-lain,” tutur Managing Director Pelican Communications Kiki Anjani Prasetya, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Jumat (28/11/2014).

Pengusaha muda Sandiaga Uno pun mengajak masyarakat, khususnya kalangan anak muda yang hendak terjun berbisnis untuk menyadari pentingnya hemat energi.

Sandiaga mengingatkan pentingnya anak muda untuk mulai mempertimbangkan rencana usaha yang menggunakan energi sehemat mungkin, sebagai salah satu rencana bisnis. Hal ini perlu dilakukan untuk menekan tingkat pemborosan yang semakin lama semakin tinggi.

“Kesadaran dini sangat diperlukan bagi anak muda untuk memasukkan hemat energi dalam ini rencana bisnis mereka, di bidang apapun. Dan tentunya hal itu berpengaruh dalam biaya operasional mereka,” kata Sandiaga.

Selain Sandiaga, mewakili kalangan anak muda, hadir Andira Pramanata sebagai salah satu pembicara. Salah satu penyiar radio ini juga senada dengan Sandiaga Uno soal hemat energi. Menurutnya, anak muda memang perlu terus diingatkan tentang pentingnya hemat energi.

Sebagai bagian dari kesadaran pribadi, Andira mengaku telah menerapkan pola hemat energi kehidupannya. Misalnya, ia telah memasang panel surya untuk kebutuhan listrik di rumahnya.

“Kita bisa melakukan hal-hal kecil untuk hemat energi. Misalnya, mematikan listrik jika tidak dibutuhkan. Minimal dari hal terkecil saja dulu,” kata Andira.

Sebagai rangkaian dari kampanye hemat energi memeringati Hari Listrik Nasional ke-69, Pelican menggelar serangkaian acara dan lomba. Dalam sebulan terakhir, Pelican menyeleksi video kampanye kreatif hemat energi.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para kelompok anak muda yang akrab dengan dunia maya & digital. Animo ini terlihat dari jumlah partisipan yang mengunjungi website guehematenergi.com. Jumlah video yang masuk mencapai 175 video dan dihasilkan delapan  finalis dan satu pemenang utama.
 
Pemenang lomba video kreatif kampanye hemat energi diumumkan sekaligus bersamaan dengan forum diskusi tersebut. Untuk bisa berpartisipasi, masyarakat bisa mengakses website www.guehematenergi.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB