Berantas Mafia Migas Dengan Membangun Kilang Baru

Sabtu, 06 Desember 2014 | 11:33 WIB
Berantas Mafia Migas Dengan Membangun Kilang Baru
Pekerja melakukan pemeriksaan rutin pada instalasi di Stasiun Pengumpul (SP) Subang PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang di Desa Cidahu, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (27/8).

Suara.com - Pemberantasan mafia migas yang diduga merugikan keuangan negara hingga puluhan triliun per tahun terus menjadi bahan perbincangan, bahkan sejak masa kampanye Pilpres lalu. Masyarakat menaruh harapan besar agar pemerintahan terpilih benar-benar mampu memberantas praktik mafia migas yang sudah berlangsung puluhan tahun.  

Karena itu upaya Presiden Jokowi untuk memberantas mafia migas mendapat dukungan dari berbagai pihak. Walau diakui ini bukan hal mudah karena praktik mafia migas sudah mengakar.

"Bicara mafia migas ini layaknya praktek bisnis narkoba saja," ujar Ketua Alumni Akademisi Migas Ibrahim Hasyim yang juga merupakan Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam diskusi bertajuk 'Polemik Reformasi Migas' (Bukan Basa Basi) di Warung Daun Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (6/12/2014).

Menurutnya, praktik mafia migas selama ini berlangsung secara sistematis. Bisnis migas, lanjut dia, adalah bisnis yang menyangkut uang dengan jumlah sangat besar sehingga menjadi rebutan. 

"Setiap bisnis besar ada yang disebut praktik mafia seperti ini, dan mereka bekerja dengan sangat rapi," tambahnya.

Sementara anggota Tim Tata Kelola Migas Fahmi Radi, berpendapat mafia migas muncul karena kebutuhan migas yang sangat besar tidak dibarengi dengan penyediaan infrastruktur yang memadai. Ia mencontohkan kilang minyak di Indonesia yang mayoritas sudah berusia tua.

Keterbatasan kilang minyak ini menghambat pengolahan minyak mentah, sehingga Indonesia sangat tergantung pada impor migas. Ini yang membuka peluang maraknya mafia migas untuk bergerak. Karena itu, dia mendesak untuk memutus rantai mafia migas ini, salah satu jalan keluarnya adalah membangun kilang minyak baru.

"Kilang minyak kita sudah tua semua, selama 10 tahun terakhir kenapa kilang minyak tidak segera diperbaiki, kalau begitu jadinya kita banyak impor," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI