YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
YLKI Menyoroti posisi gerbong wanita di KRL yang rawan kecelakaan (27/4/2026) malam. [Antara]
baca 10 detik
  • YLKI mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan gerbong kereta bagi penumpang rentan pascakecelakaan di Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
  • Penempatan gerbong khusus wanita di ujung rangkaian perlu ditinjau ulang demi keamanan maksimal saat terjadi kondisi darurat kecelakaan.
  • Pemerintah dan operator transportasi diminta segera melakukan reformasi sistem keselamatan guna menjamin hak dasar perlindungan seluruh penumpang kereta api.

Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendorong evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas keselamatan penumpang rentan, termasuk penempatan gerbong khusus wanita, pascakecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur.

Pengurus Harian YLKI Rio Priambodo menilai aspek keselamatan konsumen tidak hanya berkaitan dengan sistem operasional kereta, tetapi juga menyangkut desain perlindungan bagi kelompok rentan seperti perempuan, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas di dalam rangkaian.

"YLKI mendorong evaluasi terhadap fasilitas dan standar keselamatan pada gerbong kereta, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas," kata Rio dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2026).

Menurut Rio, tragedi seperti kecelakaan Bekasi Timur bisa menjadi momentum untuk meninjau ulang apakah konfigurasi gerbong saat ini sudah benar-benar mempertimbangkan aspek keamanan maksimal bagi penumpang dengan kebutuhan khusus.

YLKI mempertanyakan keandalan infrastruktur, sistem peringatan dini alias early warning, dan mekanisme pengamanan PT KAI usai kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek dengan di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. [Antara]
YLKI Menyoroti posisi gerbong wanita di KRL yang rawan kecelakaan (27/4/2026) malam. [Antara]

Posisi gerbong wanita yang berada di ujung rangkaian KRL perlu dikaji dari sudut keselamatan, bukan hanya kenyamanan.

“Penempatan gerbong, termasuk gerbong khusus wanita di bagian depan dan belakang, perlu ditinjau ulang dari sisi keamanan,” ujarnya.

Rio menilai evaluasi ini penting karena kondisi darurat seperti tabrakan, anjlokan, atau evakuasi massal dapat memberi dampak berbeda tergantung posisi gerbong dan kemudahan akses penyelamatan.

Rio menyebut kelompok rentan membutuhkan perlindungan tambahan, termasuk akses evakuasi lebih cepat, fasilitas keselamatan yang sesuai, serta desain operasional yang mempertimbangkan risiko kecelakaan.

"Keselamatan konsumen merupakan hak dasar yang harus dijamin oleh negara dan pelaku usaha," tutur Rio.

baca juga

Ia juga menganggap reformasi keselamatan transportasi publik seharusnya tidak berhenti pada perbaikan jalur dan teknologi, tetapi juga menyentuh pengalaman serta keamanan penumpang di dalam kereta.

Menurut dia, evaluasi gerbong wanita dan fasilitas kelompok rentan bukan berarti menghapus kebijakan yang ada, melainkan memastikan seluruh desain layanan benar-benar aman dalam berbagai skenario darurat.

"Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk melakukan reformasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi publik di Indonesia," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Terkini

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

×