Apa Bedanya Reksadana Konvensional dengan Reksadana Syariah?

Doddy Rosadi

Rabu, 17 Desember 2014 | 12:00 WIB
Apa Bedanya Reksadana Konvensional dengan Reksadana Syariah?
Ilustrasi: Investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Salam kenal Mbak Sari

Saya Rina (25 tahun), baru satu tahun bekerja di salah perusahaan swasta di Jakarta. Saya sebenarnya berencana untuk menyisihkan sebagian gaji yang saya terima dengan membeli reksadana. Salah satu teman kantor saya menyarankan untuk membeli reksadana syariah. Saya masih belum tahu apa perbedaan reksadana konvensional dengan reksadana syariah.

Apa saja jenis dari reksadana syariah, apakah sama dengan reksadana konvensional. Lalu bagaimana dengan tingkat risikonya. Mana yang lebih baik saya beli, reksadana konvensional atau syariah?

Terima kasih

Salam kenal juga Mbak Rina,

Pada prinsipnya Reksadana Syariah dengan Reksadana Konvensional sama saja, hanya dalam pengelolaannya Reksadana Syariah tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah. Kebijakan investasi Reksadana Syariah (RDS):  hanya berinvestasi pada perusahaan dengan kategori halal,  dan memenuhi rasio keuangan tertentu. Halal yang dimaksud adalah  perusahaan tersebut tidak memproduksi atau menjual sesuatu yang haram menurut Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, judi, pornografi, dsb, tidak merugikan orang banyak, tidak merugikan orang dan bersifat mudarat (rokok), tidak boleh investasi pada portfolio yang yang bersifat riba (Adanya bunga), bukan judi (maysir), perdagangan yang tidak disertai penyerahan barang, perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu (bay al najsy), jual beli mengandung ketidakpastian (gharar) dan spekulatif, serta transaksi suap (risywah). Jadi untuk bank dan asuransi biasanya tidak termasuk ke dalam RDS.

Selain itu persyaratan lainnya adalah, memenuhi rasio keuangan tertentu, maksudnya total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82 persen (delapan puluh dua per seratus) yang berarti modal 55 persen dan utang 45 persen, total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 persen.

Jenis RDS sama seperti Reksadana Konvensional, yaitu RDS Saham, RDS Campuran dan RDS Pendapatan Tetap.  Memang saat ini sudah ada RDS Indeks dan Reksadana Terproteksi Syariah, tetapi jumlahnya belum banyak.

Mengenai tingkat risiko tentunya sama saja untuk investasi manapun, untuk jenis investasi di saham risikonya lebih tinggi dibandingkan dalam bentuk obligasi atau surat hutang.  

Saya tidak dapat menjawab mana yang lebih baik antara RDS dengan Konvensional, hal ini terpulang kembali kepada investor, apa yang menjadi tujuan keuangannya. Jika memang ingin berinvestasi dalam produk yang memenuhi prinsip Syariah, tentunyanya RDS ini memenuhi syarat.
 
Jika mengharapkan kinerja, Anda dapat membandingkannya dengan acuan masing-masing. Untuk RDS bisa mengacu pada kinerja JII (Jakarta Islamic Indeks) dan ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia). Sedangkan untuk konvensional bisa mengacu pada IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).  Dengan membandingkan kinerjanya selama katakan 5 tahun ke belakang, Anda dapat melihat mana yang prospeknya lebih menguntungkan.

Selamat berinvestasi.

Sari Insaniwati, CFP
MRE Financial & Business Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722, [email protected] I  www.mre.co.id, Follow us @mreindonesia, Facebook MRE Financial & Business Advisory.

Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Mau Dijadikan ATM Berjalan oleh Teman Anda

Jangan Mau Dijadikan ATM Berjalan oleh Teman Anda

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2014 | 12:11 WIB

Ini Cara Mengatur Dana Liburan di Akhir Tahun

Ini Cara Mengatur Dana Liburan di Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2014 | 12:20 WIB

Siapkan Rencana Pensiun Dini Sejak Awal

Siapkan Rencana Pensiun Dini Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 19 November 2014 | 14:42 WIB

Investasi Emas Batangan Jauh Lebih Menguntungkan

Investasi Emas Batangan Jauh Lebih Menguntungkan

News | Rabu, 22 Oktober 2014 | 12:08 WIB

Konsultasi: ORI, Investasi yang Menguntungkan dan Aman

Konsultasi: ORI, Investasi yang Menguntungkan dan Aman

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2014 | 12:00 WIB

Konsultasi: Bagaimana Cara Mengelola Pendapatan Tidak Tetap?

Konsultasi: Bagaimana Cara Mengelola Pendapatan Tidak Tetap?

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2014 | 12:00 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×