Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Janet Yellen, Komentarnya Bisa Mengguncang Ekonomi Dunia

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2014 | 12:00 WIB
Janet Yellen, Komentarnya Bisa Mengguncang Ekonomi Dunia
Janet Yellen. (Reuters/Kevin Lamarque)

Suara.com - Pada Selasa dan Rabu (16-17/12/2014) lalu, Bank Sentral Amerika alias The Fed menggelar rapat rutin. Seperti biasa, setelah rapat tersebut berakhir, Gubernur Bank Sentral Janet Yellen akan memberikan keterangan resmi tentang hasil dari rapat tersebut. Menguatnya dolar Amerika dalam beberapa minggu terakhir telah membuat mata uang sebagian besar negara di dunia melemah, termasuk Indonesia.

Apabila Bank Sentral menaikkan suku bunga, bukan tidak mungkin dolar Amerika akan tersedot dari pasar finansial dan kembali ke Negara Paman Sam itu. Ini akan membuat mata uang negara-negara di dunia bisa semakin anjlok. Dalam keterangan persnya, Rabu (17/12/2014) waktu setempat atau Kamis (18/12/2014), Yellen mengungkapkan bahwa The Fed belum akan menaikka suku bunga.

“Kami masih akan mempertahankan suku bunga rendah. Sabar adalah kata kuncinya,” kata Yellen.

Komentarnya itu langsung ‘mengguncang’ ekonomi dunia. Tidak lama setelah Yellen melontarkan pernyataan itu, indeks saham di Amerika langsung naik 292 poin yang merupakan lonjakan terbesar di sepanjang tahun ini. Bukan itu saja, mata uang sejumlah negara di dunia juga menguat, termasuk rupiah yang kembali ke posisi Rp12.500 per dolar Amerika.

Itulah Janet Yellen, perempuan yang mungkin punya ‘kekuasaan’ lebih besar dibandingkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama atau Presiden Rusia, Vladimir Putin. Obama atau Putin mungkin menduduki posisi nomor satu di negara masing-masing, tetapi di tangan Yellen-lah perekonomian dunia ditentukan.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama membuat langkah yang ‘tidak normal’ ketika mengajukan nama Janet Yellen sebagai calon Gubernur Bank Sentral alias The Fed. Di sepanjang sejarah, belum ada perempuan yang memimpin Bank Sentral Amerika yang mempunyai aset 4,5 triliun dolar Amerika.
 
Pada 1 Februari 2014, Yellen resmi diangkat menjadi orang nomor satu di The Fed menggantikan Ben Bernanke. Obama mengatakan, Yellen adalah orang yang mempunyai penilaian bagus dan tahu bagaimana membangun consensus. Obama juga optimistis Yellen bisa memjalankan tugasnya dengan baik.

“Dia adalah pemimpin yang sudah teruji dan juga keras, bukan karena dia berasal dari Brooklyn (salah satu kawasan dengan angka kekerasan tertinggi di Amerika-red),” tegas Obama.

Setelah diangkat, Yellen berjanji akan menstabilkan sistem finansial Amerika yang masih belum pilih dari krisis global pada 2008. Yellen berhasil mendobrak ‘hambatan’ gender yang di Bank Sentral Amerika. Dia langsung menginstruksikan kepada seluruh anak buahnya untuk menulis jabatan barunya sebagai Chair dan bukan Chairwoman.

Ini bukan kali pertama Janet menembus barikade gender dalam perjalanan hidupnya. Di Universitas Yale, Yellen adalah satu-satunya perempuan di kelas PhD. Di tahun-tahun awal sebagai mahasiswa dan juga ekonom, Yellen juga harus berhadapan dengan rasa skeptic atas kemampuannya dan juga di bawah baying-bayang suaminya.

Yellen memang jauh dari feminism. Dia adalah perempuan yang tidak masalah untuk menggunakan busana yang sama untuk hadir di beberapa acara resmi. Dia mempunyai filosofi, biar pekerjaannya yang berbicara sendiri.

“Apa yang paling saya suka dari ekonomi adalah ekonomi memberikan cara berpikir yang analitis tentang isu yang berdampak terhadap kehidupan orang banyak. Ekonomi adalah subyek yang berhubungan dengan aspek inti dari kehidupan manusia dan ada metodologi berpikir tentang hal ini,” katanya.

Amerika belum pulih total dari dampak krisis finansial pada 2008 lalu. Karena itu, Yellen bertekad untuk mengakhiri periode gelap ekonomi Amerika yang dimulai jauh sebelum terjadinya krisis finansial. Komentar Yellen pada Rabu lalu yang mengatakan Bank Sentral masih akan bersabar dan belum akan menaikkan suku bunga adalah salah satu jalan yang ditempuh untuk menari jalan keluar dari periode gelap tersebut. (BussinessInsider/Forbes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur The Fed: Suku Bunga Dipertahankan Tetap Rendah

Gubernur The Fed: Suku Bunga Dipertahankan Tetap Rendah

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2014 | 14:16 WIB

Respon "The Fed", Indeks Regional Melonjak kecuali Bursa Indonesia

Respon "The Fed", Indeks Regional Melonjak kecuali Bursa Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2014 | 16:38 WIB

 Pelaku Pasar Menanti Keterangan The Fed, Indeks Saham Melonjak

Pelaku Pasar Menanti Keterangan The Fed, Indeks Saham Melonjak

Bisnis | Selasa, 06 Mei 2014 | 17:36 WIB

Pemerintah Siap Antisipasi Kenaikan Suku Bunga FED

Pemerintah Siap Antisipasi Kenaikan Suku Bunga FED

Bisnis | Sabtu, 22 Maret 2014 | 03:00 WIB

Menkeu:The Fed Harus Diskusikan Program Tapering

Menkeu:The Fed Harus Diskusikan Program Tapering

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2014 | 11:13 WIB

Terkini

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB