PLN Lebih Efisien Dibandingkan Perusahaan Listrik Negeri Jiran

Doddy Rosadi

Jum'at, 19 Desember 2014 | 17:43 WIB
PLN Lebih Efisien Dibandingkan Perusahaan Listrik Negeri Jiran
PLN

Suara.com - Pengamat Kebijakan Layanan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Agus Pambagyo, mengapresiasi kesuksesan PT PLN (Persero) dalam hal melakukan efisiensi. Sejak beberapa tahun terakhir, PLN terus berkomitmen melakukan upaya efisiensi di segala lini.

“Kita perlu mengapresiasi upaya efisiensi yang telah banyak dilakukan PLN, sehingga bisa berdampak baik bagi layanan ke pelanggan,” kata Agus Pambagyo.

Berdasarkan catatan Bank Dunia, pelayanan listrik kepada masyarakat di Indonesia yang saat ini dikelola oleh PLN memang menunjukan efisiensi yang terus meningkat.  PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan efisiensi dari semua aspek. Hingga akhir 2014, PLN telah melakukan upaya efisiensi di segala lini.

Di sisi pengadaan barang, misalnya, PLN kini menerapkan e-procurement dan joint procurement yang memungkinkan untuk mendapatkan harga beli lebih murah. Sementara terkait pasokan, terus berusaha memperkecil penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di pembangkit mereka.

Selain dengan mengurangi tingkat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di pembangkit listrik, PLN juga melakukan efisiensi susut jaringan. Yaitu dengan mengurangi energi listrik yang hilang selama proses pendistribusian dari pembangkit sampai ke konsumen.

Pada tahun 2008, Bank Dunia mencatat susut jaringan energi listrik di Indonesia yang dikelola PLN rata-rata masih di kisaran 10,06%. Dengan upaya efisiensi, susut jaringan hingga pertengahan tahun 2013 tercatat sudah di posisi 9,3% hingga 9,4%.

Besaran susut jaringan PLN tersebut masih jauh lebih efisien ketimbang Filipina, Brasil, dan India. Filipina pada 2008 masih di kisaran 12,6%, dan hingga pertengahan 2013 masih di angka 11,1%-11,5%. Adapun susut jaringan listrik Brasil pada 2008 masih 16,6%, pada pertengahan 2013 masih di kisaran 16,5%. Sementara India, susut jaringan listrik pada 2008 sebesar 21,4%, dan pada pertengahan 2013 masih sebesar 21,1%.

Dari sisi efisiensi operasi termasuk penggunaan bahan bakar, PLN jauh lebih efisien dibanding beberapa perusahaan listrik lain di dunia, seperti perusahaan listrik Malaysia, yaitu Tenaga Nasional Berhard (TNB) dan YTL Corporation, serta perusahaan listrik Thailand, EGAT.

Sedangkan jika tidak memperhitungkan biaya bahan bakar, maka PLN masih lebih efisien dibanding perusahaan listrik TNB (Malaysia), EGAT (Thailand), YTL (Malaysia), FirstGen (Filipina), dan EDC (Kamboja). Untuk diketahui, biaya bahan bakar termasuk uncontrolable cost bagi PLN lantaran dipengaruhi oleh nilai tukar, inflasi, dan harga minyak Indonesia (ICP).

Dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Jumat (19/12/2014), PLN terus berupaya mendorong pengurangan porsi penggunaan BBM. Namun demikian, sebagai implikasi kuat komitmen melayani listrik ke wilayah-wilayah terpencil, porsi penggunaan BBM tidak dapat terus ditekan. Sebab, banyak wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil yang hanya bisa dilayani dengan baik bila menggunakan pembangkit diesel yang berbahan bakar BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelayanan Informasi PLN Terbaik Kedua Setelah KPK

Pelayanan Informasi PLN Terbaik Kedua Setelah KPK

Bisnis | Jum'at, 28 November 2014 | 07:04 WIB

PLN Perbanyak Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara

PLN Perbanyak Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara

Bisnis | Senin, 03 November 2014 | 12:50 WIB

Listrik Padam, PLN Lampung Disurati Masyarakat

Listrik Padam, PLN Lampung Disurati Masyarakat

News | Minggu, 02 November 2014 | 08:37 WIB

Terkini

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

×