Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Butuh Waktu 2-5 Bulan Untuk Beralih dari Premium ke Pertamax

Esti Utami

Minggu, 21 Desember 2014 | 23:09 WIB
Butuh Waktu 2-5 Bulan Untuk Beralih dari Premium ke Pertamax
Ilustrasi (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Kepala Komite Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri mengatakan, butuh waktu sekitar dua hingga lima bulan masa transisi untuk menggantikan bahan bakar minyak RON88 (Premium) menjadi RON92 (Pertamax).

"Kami sudah konsultasikan hal tersebut. Pertamina menyanggupi bisa dalam dua bulan. Tapi karena terlalu mepet, paling lama lima bulan," kata Faisal Basri dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (21/12/2014).

Komite sebelumnya merekomendasikan penghentian impor RON88 (bahan bakar jenis premium) dan "gasoil" berkadar 0,35 persen sulfur (solar) dan secara berkala menggantinya dengan impor RON92 (dikenal sebagai Pertamax) dan "gasoil" 0,25 persen sulfur. Untuk mendorong proses penghapusan bensin RON88 dan menggantinya dengan RON92, Komite juga merekomendasikan agar pemerintah bisa mengalihkan produksi kilang domestik dari bensin RON88 menjadi RON92.

"Tadinya kami sangsi kilang kita bisa menghasilkan RON92 dengan cepat. Tapi kami cek dan konsultasi dengan Pertamina, mereka mengaku bisa menghasilkan RON92," katanya.

Meski merekomendasikan penghentian impor RON88 dan menggantinya dengan RON92, komite tetap meminta adanya sistem subsidi dengan pola tetap atau "fixed".  Hal itu dilakukan sebagai usulan atas spekulasi adanya "ruang gelap" dalam mekanisme pengadaan BBM akibat kontroversi mengenai informasi yang tidak lengkap mengenai bagaimana pemerintah menentukan harga patokan jenis-jenis BBM tertentu.

Anggota Komite Reformasi Tata Kelola Migas Darmawan Prasodjo mengatakan selama masa transisi tersebut, pihaknya meyakini harga yang ditetapkan pemerintah tidak akan jauh berbeda dengan harga yang ada saat ini.

"Itu masih dipikirkan. Ini masih rekomendasi global kami kepada pemerintah. Kami meyakini, pemerintah dan Pertamina akan tentukan harga yang tidak jauh dari harga saat ini, tentu dengan subsidi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komite Migas Rekomendasikan Stop Impor Premium

Komite Migas Rekomendasikan Stop Impor Premium

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2014 | 18:48 WIB

Harga Premium Naik, Permintaan Pertamax Naik 20 Persen

Harga Premium Naik, Permintaan Pertamax Naik 20 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Desember 2014 | 13:03 WIB

Harga Pertamax Bisa di Bawah Rp10 Ribu Per Liter

Harga Pertamax Bisa di Bawah Rp10 Ribu Per Liter

Bisnis | Rabu, 19 November 2014 | 15:38 WIB

Standar Emisi Naik, Bahan Bakar Lebih Hemat

Standar Emisi Naik, Bahan Bakar Lebih Hemat

Otomotif | Sabtu, 15 November 2014 | 02:47 WIB

Terkini

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB