Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.496,891
LQ45 639,675
Srikehati 310,959
JII 394,346
USD/IDR 17.690

Harga Minyak Bisa 20 Dolar Amerika per Barel?

Doddy Rosadi

Senin, 22 Desember 2014 | 12:45 WIB
Harga Minyak Bisa 20 Dolar Amerika per Barel?
Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika Bank Sentral Amerika alias The Fed menghentikan program quantitative easing, investor khawatir dengan semakin sedikitnya dolar Amerika yang berada di pasar uang internasional.

Kini, investor menghadapi kekhawatiran baru yaitu harga minyak dunia yang terus anjlok. Rendahnya permintaan menjadi faktor utama turunnya harga minyak mentah dunia.

Biasanya, ketika permintaan turun dan mempengaruhi harga minyak, negara-negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC langsung mengurangi produksinya. Dimulai dengan Arab Saudi yang secara de facto adalah pemimpin kartel minyak.

Arab Saudi akan langsung mengurangi produksi minyaknya agar harga minyak tidak terus anjlok. Namun, kali ini hal tersebut tidak terjadi. Arab Saudi tidak mau kehilangan pangsa pasarnya dari negara non-OPEC yang juga memproduksi minyak seperti Amerika Serikat.

Akibatnya, supply minyak di pasar berlebih sementara permintaan rendah dan membuat harga terjun bebas. Di sepanjang tahun ini, harga minyak mentah sudah turun 38 persen.  Dari 100 dolar Amerika per barel, kini harga minyak sudah di bawah 60 dolar Amerika per barel.

Padahal, negara-negara OPEC perlu harga minyak minimal 100 dolar Amerika per barel agar bisa menutup biaya produksi dan meraih keuntungan. Namun, sepertinya mereka tidak terlalu peduli dengan harga minyak yang turun karena masih mempunyai cadangan devisa yang besar.

Seberapa jauh harga minyak akan terus turun? Dalam perang harga yang terjadi saat ini, harga pasar global yang diperlukan untuk mendukung anggaran pemerintah bukan lagi menjadi isu utama. Bukan juga biaya total yang diperlukan untuk eksplorasi dan juga transportasi.

Yang penting adalah biaya marginal yaitu pengeluaran dari mendapatkan minyak setelah lubang digali dan pipa dipasang. Nominalnya antara 10-20 dolar Amerika per barel di Teluk Persia dan hampir sama dengan biaya ynag dikeluarkan di Amerika. Perkiraan angka 50 hingga 69 dolar Amerika untuk mencapai titik impas bagi ladang minyak di Amerika tidak lagi relevan.

Apabila produsen minyak besar belum juga mengurangi produksinya, maka harga minyak mentah akan terus turun. Bukan tidak mungkin, harga minyak akan jatuh hingga lebih dari 50 persen dari harga sekarang. Artinya, siap-siap untuk melihat harga minyak mentah dunia berada di level 20 dolar Amerika atau sekitar Rp250.000 per barel. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Sentuh Titik Terendah Sejak 2009

Harga Minyak Dunia Sentuh Titik Terendah Sejak 2009

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2014 | 07:32 WIB

Harga Minyak Anjlok, Investor Saham Mulai Khawatir

Harga Minyak Anjlok, Investor Saham Mulai Khawatir

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2014 | 10:22 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Turun Hingga 50 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Dunia Bisa Turun Hingga 50 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2014 | 07:20 WIB

Enam Bulan, Harga Minyak Dunia Turun 40 Persen

Enam Bulan, Harga Minyak Dunia Turun 40 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2014 | 07:24 WIB

Terkini

Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'

Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah

Jejak Digital Bripka E Pelaku Pelecehan Seksual Viral: Tak Dipecat karena Pendakwah

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028

Geothermal Gunung Ungaran Ditargetkan Beroperasi 2031, Pengeboran Mulai 2028

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Pihak Swasta Diduga Beri Mobil Hingga Rumah Mewah ke Pejabat Kota Bengkulu

Pihak Swasta Diduga Beri Mobil Hingga Rumah Mewah ke Pejabat Kota Bengkulu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Besok Ada Demo Besar di DPR, Puan Maharani Buka Suara: Akan Kami Terima

Besok Ada Demo Besar di DPR, Puan Maharani Buka Suara: Akan Kami Terima

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji

Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Keindahan Visual dan Hangatnya Surat Masa Lalu dalam Animasi Your Letter

Keindahan Visual dan Hangatnya Surat Masa Lalu dalam Animasi Your Letter

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Zodiak Apa yang Diprediksi Paling Hoki dalam Keuangan?

Zodiak Apa yang Diprediksi Paling Hoki dalam Keuangan?

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:20 WIB

×