Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Achmad Fauzi

Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB
Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan
BPI Danantara membentuk Danantara Indonesia Trust sebagai lembaga filantropi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • BPI Danantara membentuk yayasan filantropi Danantara Indonesia Trust di Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026 mendatang.
  • Yayasan ini bertujuan mendukung program sosial pemerintah dan lembaga terkait di sektor kesehatan serta bidang pendidikan.
  • Kemitraan strategis dijalin dengan Kementerian Kesehatan, Karya Salemba Empat, dan Museum Cagar Budaya untuk pembangunan nasional.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk yayasan filantropi independen, yang dinamakan Danantara Indonesia Trust (DIT).

Danantara Indonesia Trust ini akan membantu pemerintah hingga lembaga maupun yayasan lainnya untuk kegiatan sosial di sektor kesehatan dan pendidikan.

CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan Danantara tak hanya mementingkan bisnis BUMN sementara, tetapi juga ingin berkontribusi terhadap pembangunan sosial masyarakat Indonesia.

"Melalui Danantara Indonesia Trust, kami memperluas misi kami untuk memperkuat sumber daya manusia dan menjawab tantangan sosial, karena kami percaya bahwa penciptaan nilai jangka panjang harus berjalan seiring dengan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Rosan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (25/5/2026).

BPI Danantara membentuk Danantara Indonesia Trust sebagai lembaga filantropi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
BPI Danantara membentuk Danantara Indonesia Trust sebagai lembaga filantropi. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Dalam hal ini, Danantara Indonesia Trust menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan tiga mitra, yakni Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Karya Salemba Empat, serta Museum dan Cagar Budaya.

Kemitraan dengan Kementerian Kesehatan berfokus pada peningkatan kesehatan dan gizi ibu dan anak. Program ini mencakup penyediaan vaksin heksavalen (hexavalent vaccine) untuk melindungi jutaan anak dari berbagai penyakit menular, penguatan infrastruktur rantai dingin (cold chain) vaksin, hingga penyediaan suplemen Multiple Micronutrient guna membantu keselamatan ibu hamil dan mencegah stunting.

DIT menilai Indonesia masih menghadapi tantangan besar di sektor kesehatan dan gizi. Meski cakupan imunisasi dasar lengkap telah mencapai 80,2 persen pada 2025, masih terdapat hampir 960 ribu anak zero-dose yang belum menerima imunisasi sama sekali berdasarkan data WHO dan UNICEF 2026.

Selain itu, Angka Kematian Anak di Indonesia memang berhasil turun dari sekitar 51 per 1.000 kelahiran hidup pada 2000 menjadi sekitar 17 per 1.000 kelahiran hidup pada 2024. Namun Angka Kematian Ibu masih berada di angka 189 per 100 ribu kelahiran hidup berdasarkan data BPS 2020, yang menjadi salah satu tertinggi di ASEAN.

Sementara prevalensi stunting turun dari sekitar 37 persen pada 2013 menjadi 19,8 persen pada 2024. Meski demikian, prevalensi wasting atau kekurangan gizi akut masih berada di level 7,4 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia 2024.

baca juga

Di bidang pendidikan, DIT menggandeng Karya Salemba Empat untuk menjalankan program beasiswa selama tiga tahun bagi sekitar 500 mahasiswa kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut mencakup pendampingan (mentoring), pengembangan kepemimpinan, hingga kesiapan karier.

Program ini dinilai penting mengingat sekitar seperlima pemuda Indonesia usia 15–24 tahun masuk kategori Not in Education, Employment or Training (NEET) berdasarkan data Sakernas BPS 2025. Selain itu, sekitar 4,1 juta anak dan remaja usia 7–18 tahun juga tercatat tidak bersekolah.

Sementara itu, kerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya difokuskan pada pengembangan Perpustakaan Danantara Indonesia Trust di Museum Nasional untuk meningkatkan akses publik terhadap pengetahuan budaya.

Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust Nuraini Razak mengatakan seluruh kemitraan tersebut dipilih untuk menjawab kebutuhan pembangunan paling mendesak di Indonesia.

"Melalui kolaborasi ini, program-program tersebut akan menjadi fondasi DIT sebagai platform yang memobilisasi aksi kolektif, mendorong solusi berskala besar, dan menghadirkan dampak nyata di seluruh Indonesia," kata Nuraini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN

Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:05 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN

Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:54 WIB

Terkini

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

×