Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Pesawat Udara Tetap Moda Transportasi Teraman di Dunia

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 29 Desember 2014 | 13:17 WIB
Pesawat  Udara Tetap Moda Transportasi Teraman di Dunia
Pesawat AirAsia. (Shutterstock)

Suara.com - 2014 menjadi tahun yang buruk bagi industri penerbangan. Sejumlah kecelakaan pesawat udara yang terjadi sejak Januari hingga Desember telah menewaskan lebih dari 900 orang. Dimulai dari hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 yang membawa 239 penumpang pada 8 Maret lalu.

Setelah itu, giliran MH17 yang mengalami musibah ketika ditembak jatuh saat melintasi wilkayah udara di Ukraina. Hampir 300 penumpang dan kru yang ada di atas pesawat itu tewas. Di bulan yang sama, kecelakaan yang dialami Trans Asia membuat 44 penumpang tewas.

Kemarin, pesawat AirAsia dengan rute Surabaya-Singapura menghilang tidak lama setelah lepas landas dari bandara Juanda. Pesawat yang membawa 155 penumpang dan 7 kru itu kehilangan kontak tidak lama setelah pilot Iriyanto meminta untuk menaikkan ketinggian menjadi 38.000 kaki.

Meski diterjang kecelakaan bertubi-tubi di sepanjang tahun ini, moda transportasi udara tetap menjadi yang paling aman di dunia. Ukurannya adalah jumlah penumpang dibandingkan dengan jumlah korban kecelakaan.

Shukor Yusof, pendiri perusahaan peneliti penerbangan Endau Analytics mengungkapkan, jumlah penumpang yang menggunakan pesawat di sepanjang 2013 mencapai 3 miliar orang dan jumlah korban yang mengalami kecelakaan 210 orang.

“Ini menunjukkan bahwa moda transportasi udara masih menjadi yang paling aman di dunia. Kita juga melihat bahwa sejumlah negara sudah meningkatkan prosedur keamanan penumpang pesawat seperti Indonesia,” ujarnya.

Kata dia, maraknya kecelakaan pesawat udara pada 2014 tidak akan mengurangi minat  konsumen untuk menggunakan moda transportasi udara. Yang kemungkinan terjadi, kata dia, adalah tekanan dari perusahaan asuransi kepada maskapai penerbangan untuk bisa lebih meningkatkan keselamatan penumpang dan meminimalisir terjadinya kecelakaan. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Penumpang AirAsia QZ8501 Gelar Doa Bersama

Keluarga Penumpang AirAsia QZ8501 Gelar Doa Bersama

News | Senin, 29 Desember 2014 | 13:13 WIB

Basarnas Kekurangan Alat untuk Cari AirAsia QZ 8501

Basarnas Kekurangan Alat untuk Cari AirAsia QZ 8501

News | Senin, 29 Desember 2014 | 12:49 WIB

Cek Kondisi AirAsia, Kemenhub Gandeng KNKT

Cek Kondisi AirAsia, Kemenhub Gandeng KNKT

News | Senin, 29 Desember 2014 | 12:32 WIB

Basarnas Buka Peluang Perluas Pencarian AirAsia

Basarnas Buka Peluang Perluas Pencarian AirAsia

News | Senin, 29 Desember 2014 | 12:13 WIB

Cari AirAsia, LAPAN Lakukan Analisa Citra Satelit

Cari AirAsia, LAPAN Lakukan Analisa Citra Satelit

News | Senin, 29 Desember 2014 | 12:09 WIB

Psikiater Dampingi Keluarga Penumpang AirAsia QZ8501

Psikiater Dampingi Keluarga Penumpang AirAsia QZ8501

News | Senin, 29 Desember 2014 | 12:08 WIB

Kapal Sapu Ranjau Ikut Bantu Pencarian Pesawat AirAsia QZ8501

Kapal Sapu Ranjau Ikut Bantu Pencarian Pesawat AirAsia QZ8501

News | Senin, 29 Desember 2014 | 11:54 WIB

Ini Faktor Penting Penuntun Pencarian AirAsia QZ8501

Ini Faktor Penting Penuntun Pencarian AirAsia QZ8501

News | Senin, 29 Desember 2014 | 11:42 WIB

Terkini

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:27 WIB