Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Program Nuklir Iran Disepakati, Harga Minyak Dunia Turun

Suwarjono

Jum'at, 03 April 2015 | 06:49 WIB
Program Nuklir Iran Disepakati, Harga Minyak Dunia Turun
Ilustrasi: Karyawan di kilang minyak. (Shuttterstock)

Harga minyak mentah dunia turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah enam kekuatan dunia dan Iran mengumumkan bahwa mereka telah menyepakati kerangka kerja untuk membatasi program nuklir Iran.

Dengan kesepakatan tentatif, jika benar, akan memungkinkan ekspor minyak mentah Iran kembali ke pasar, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, kontrak acuan global, merosot 2,15 dolar AS, menetap di 54,95 dolar AS per barel di perdagangan London.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, turun 95 sen menjadi ditutup pada 49,14 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Para pedagang telah mengikuti perundingan maraton dengan cermat. Segera sebelum pasar New York ditutup, kekuatan dunia dan Iran mengatakan bahwa Teheran telah sepakat untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi AS dan Uni Eropa terkait nuklir yang telah merugikan ekonomi.

Pencabutan sanksi bisa membuka aliran minyak mentah Iran ke pasar global yang sedang kelebihan pasokan. Kelebihan pasokan tersebut telah mendorong harga minyak mentah jatuh lebih dari 50 persen sejak Juni tahun lalu.

Garis besar kesepakatan menandai terobosan besar dalam kebuntuan selama 12 tahun antara Iran dan Barat, yang telah lama mengkhawatirkan Teheran akan membangun bom nuklir. Iran menegaskan program nuklirnya adalah untuk tujuan damai.

Pada awal konferensi pers di Lausanne, Swiss, harga WTI, yang telah diperdagangkan lebih rendah ketika pasar dibuka, jatuh ke 48,11 dolar AS per barel sebelum pengupas kerugiannya.

Negara-negara mengumumkan penyusunan perjanjian penuh akan segera dimulai, dengan batas waktu 30 Juni untuk menyelesaikannya.

Sanksi-sanksi akan dicabut setelah badan atom PBB memverifikasi Iran telah memenuhi ketentuan kesepakatan.

Kelompok yang disebut P5 + 1 -- Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Prancis dan Rusia ditambah Jerman -- berharap bahwa kesepakatan itu akan membuat hampir tidak mungkin Iran membuat senjata nuklir dengan kedok program sipil.

Analis-analis Commerzbank, mengutip sumber-sumber pengiriman, mengatakan awal pekan ini bahwa Iran memiliki setidaknya 30 juta barel minyak mentah di penyimpanan di atas kapal-kapal tanker yang bisa cepat bergerak ke pasar jika sanksi dicabut.

Iran memiliki cadangan minyak terbesar keempat di dunia. Ekspor minyak mentah anggota OPEC ini telah jatuh dari lebih dari 2,2 juta barel per hari pada 2011 menjadi sekitar 1,3 juta barel per hari karena sanksi AS-Uni Eropa.

Pedagang juga terus mengawasi hitungan terbaru rig pengeboran minyak mentah AS dari Baker Hughes, mencari petunjuk bahwa produksi minyak mentah AS yang kuat bisa berkurang. Jumlah rig turun 11 rig dari minggu lalu, dan jumlah rig yang beroperasi telah jatuh lebih dari 50 persen sejak Oktober. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Mentah di Asia Turun

Harga Minyak Mentah di Asia Turun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2015 | 16:58 WIB

Pagi Ini, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

Pagi Ini, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2015 | 05:53 WIB

Siap-siap, Harga Minyak Bisa Turun Hingga 10 Dolar per Barel

Siap-siap, Harga Minyak Bisa Turun Hingga 10 Dolar per Barel

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2015 | 10:58 WIB

100 Ribu Karyawan di Perusahaan Energi di-PHK

100 Ribu Karyawan di Perusahaan Energi di-PHK

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 14:45 WIB

Citigroup: Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 20 Dolar per Barel

Citigroup: Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 20 Dolar per Barel

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2015 | 10:35 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Meroket Naik

Harga Minyak Dunia Kembali Meroket Naik

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2015 | 06:50 WIB

Harga Minyak Dunia Turun ke Titik Terendah dalam Enam Tahun

Harga Minyak Dunia Turun ke Titik Terendah dalam Enam Tahun

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 11:44 WIB

Raja Arab Saudi Meninggal, Harga Minyak Melonjak

Raja Arab Saudi Meninggal, Harga Minyak Melonjak

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2015 | 13:27 WIB

Terkini

Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar

Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:58 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:28 WIB

Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan

Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:55 WIB

Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan

Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:15 WIB

Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I

Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal

IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:37 WIB

Ancaman Siber Bergeser ke Pengguna, Indodax Gencarkan Edukasi Anti-Phishing

Ancaman Siber Bergeser ke Pengguna, Indodax Gencarkan Edukasi Anti-Phishing

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:00 WIB

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB