Penerimaan Pajak Tak Capai Target, Tunjangan Pegawai Dikurangi

Liberty Jemadu

Kamis, 09 April 2015 | 04:55 WIB
Penerimaan Pajak Tak Capai Target, Tunjangan Pegawai Dikurangi
etugas pajak melayani penyerahan Surat Pajak Tahunan (SPT) di hari terakhir penyerahan SPT di Kantor Pelayanan Pajak Pratama wilayah DJP Jawa Timur I, Surabaya, Selasa (31/3) [Antara].

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan tunjangan kinerja atau remunerasi yang diberikan kepada pegawai pajak bisa dikurangi apabila target penerimaan pajak pada 2015 tidak tercapai.

"Tunjangannya turun, itu sudah ada Perpres," katanya di Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Bambang tidak berkomentar lebih jauh mengenai teknis penurunan remunerasi tersebut, apalagi realisasi penerimaan pajak hingga Maret 2015 rata-rata tercatat masih lebih rendah daripada realisasi periode yang sama tahun lalu.

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2015, yang menetapkan tunjangan kinerja terbaru bagi para pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebagai insentif untuk mendorong penerimaan pajak tahun ini.

Remunerasi akan diberikan sesuai dengan besaran yang diatur dalam Perpres tersebut dan telah disesuaikan dengan tanggung jawab, risiko serta peran dari masing-masing posisi untuk optimalisasi penerimaan negara dari sektor pajak.

Pejabat yang mendapatkan tunjangan kinerja tertinggi adalah Direktur Jenderal Pajak yaitu mencapai Rp117,3 juta, sedangkan yang terendah adalah pegawai fresh graduate tingkat pelaksana dengan pendidikan S1 sebesar Rp8,4 juta serta pendidikan D3 sebesar Rp7,6 juta.

Staf Ahli Bidang Organisasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kementerian Keuangan, Susiwijono, menjelaskan pemberian tunjangan kinerja ini akan diberikan penuh 100 persen untuk 2015. Sedangkan untuk 2016, remunerasi diberikan sesuai besaran realisasi penerimaan pajak 2015.

"Untuk tahun 2015, kita terapkan baseline 100 persen, ini diberikan untuk memberikan kepastian dan motivasi, karena target yang dibebankan luar biasa. Kalau target pajak naik di atas 30 persen, saya rasa teman-teman harus kita berikan support lebih," katanya.

Untuk 2016, formulasi pemberian tunjangan kinerja adalah apabila realisasi mencapai 95 persen atau lebih maka remunerasi diberikan 100 persen, sedangkan untuk realisasi 90 persen hingga 94 persen maka remunerasi diberikan 90 persen.

Kemudian, realisasi penerimaan 80 persen sampai 89 persen maka remunerasi diberikan 80 persen dan realisasi penerimaan 70 persen sampai 79 persen maka remunerasi diberikan 70 persen. Namun, untuk realisasi kurang dari 70 persen, remunerasi hanya diberikan 50 persen.

Susiwijono mengatakan pemberian tunjangan ini dilakukan pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai Direktorat Jenderal Pajak dalam rangka optimalisasi target penerimaan pajak yang dalam APBN-Perubahan 2015 ditetapkan Rp1.294,3 triliun.

Selain itu, alasan lain pemberian remunerasi ini adalah untuk mempertahankan talenta terbaik dan agar ada peningkatan kinerja yang signifikan dari pegawai pajak, apalagi target penerimaan selalu meningkat setiap tahunnya.

"Yang menjadi dasar lainnya adalah tunjangan kinerja di Kementerian Keuangan, yang sejak 2007 belum pernah mengalami kenaikan, padahal ada inflasi. Ini ikut menjadi salah satu faktor kenaikan tunjangan kinerja mulai tahun ini," kata Susiwijono.

Kementerian Keuangan memastikan pencairan remunerasi ini akan diberikan pada minggu ketiga April 2015, setelah dilakukan proses kelengkapan administrasi seperti revisi DIPA serta pembaruan sistem aplikasi tunjangan kinerja. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Empat Kebijakan Ekonomi Pemerintah Terbaru

Ini Dia Empat Kebijakan Ekonomi Pemerintah Terbaru

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2015 | 18:08 WIB

Gaji Dirjen Pajak Rp100 Juta, Menteri Yuddy: Saya 'Nggak Ngiri'

Gaji Dirjen Pajak Rp100 Juta, Menteri Yuddy: Saya 'Nggak Ngiri'

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2015 | 13:34 WIB

Gaji Dirjen Pajak Rp100 Juta, Wamenkeu: Nakal, Langsung Dipecat!

Gaji Dirjen Pajak Rp100 Juta, Wamenkeu: Nakal, Langsung Dipecat!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2015 | 15:29 WIB

Kejar Target Rp1400 T, Mardiasmo Minta Bantuan Konsultan Pajak

Kejar Target Rp1400 T, Mardiasmo Minta Bantuan Konsultan Pajak

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2015 | 16:06 WIB

Target Pajak Naik, Ini yang Dilakukan Ditjen Pajak

Target Pajak Naik, Ini yang Dilakukan Ditjen Pajak

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2015 | 14:16 WIB

Ini Cara Menkeu Capai Target Pajak Rp1.300 Triliun

Ini Cara Menkeu Capai Target Pajak Rp1.300 Triliun

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2015 | 15:10 WIB

Terkini

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

×