SBY Koreksi Jokowi, Menkeu: Utang IMF Itu BI, Bukan Indonesia

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 April 2015 | 19:59 WIB
SBY Koreksi Jokowi, Menkeu: Utang IMF Itu BI, Bukan Indonesia
Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Ketua OJK Muliaman D. Hadad dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Setelah terjadi diskursus antara mantan Presiden Indonesian Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo soal utang luar negeri ke International Monetary Fund, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa saat ini Indonesia tidak memiliki utang kepada IMF.

"Nggak Indonesia tidak punya utang dengan IMF. Saat ini yang tercatat utang ke IMF itu Bank Indonesia itu terkait devisa. Ini perlu diluruskan,"kata Bambang di kantornya, Selasa (28/4/2015).

Bambang menjelaskan bahwa saat ini, Bank Indonesia memiliki utang dengan IMF sebesar 2,9 juta dolar AS dalam rangka pengelolaan devisa atau yang disebut balance of payment support.

"Tapi BI ini sifatnya bukan utang yang harus dibayar. Itu memang standar pengelolaan devisa di IMF. Nah, kalau mau lebih jelasnya tanya yang bersangkutan yakni BI," katanya.

Bambang menegaskan hingga kini Indonesia tidak pernah lagi meminjam kepada IMF. Indonesia sudah tidak punya utang sejak delapan tahun lalu.

"Dari sejak 2006 kita sudah tidak ada utang," katanya.

Bambang menjelaskan utang ke IMF sebesar 2,79 miliar dolar AS yang belum terbayarkan oleh Indonesia merupakan special drawing right. SDR merupakan instrumen yang dikembangkan oleh IMF sebagai aset cadangan devisa yang sewaktu-waktu dapat digunakan suatu negara untuk memperkuat cadangan devisa.

"Itu fasilitas IMF ke negara anggota dalam bentuk standby loan, bukan dari masa lalu. Tapi karena (komitmen itu) dialokasikan oleh IMF, itu secara statistik dihitung sebagai utang. Bisa dipakai atau pun tidak," katanya.

Kalau pun Indonesia memiliki utang luar negeri, utang itu dengan World Bank, Bank Pembangunan Asia maupun lembaga-lembaga lainnya.

"Karena kita hanya ada utang ke World Bank dan ADB maupun lembaga-lembaga lainnya. Tapi tidak ada yang ke IMF. Mohon diklarifikasi bahwa ini bukan utang pemerintah," katanya.

Seperti diketahui, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada Selasa (28/4/2015), mengoreksi Presiden Joko Widodo terkait komentar tentang utang pemerintah di lembaga finansial dunia, IMF, yang dimuat di koran.

"Maaf, saya terpaksa mengoreksi penyataan Presiden Jokowi tentang utang IMF yang dimuat di harian Rakyat Merdeka kemarin, tanggal 27 April 2015," tulis Yudhoyono di akun Twitter.

"Pak Jokowi mengatakan yang intinya Indonesia masih pinjam uang ke IMF. Berarti kita dianggap masih punya utang kepada IMF," tulis Yudhoyono.

SBY mengatakan sejak 2006 Indonesia "tidak menjadi pasien IMF. Tidak lagi didikte IMF." Ia menyebut bahwa utang Indonesia yang seluruhnya berjumlah 9,1 miliar dolar Amerika Serikat sudah dilunasi pada 2006.

"Empat tahun lebih cepat dari jadwal," tulis Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Negara BRICS Buat Saingan Bank Dunia dan IMF

Lima Negara BRICS Buat Saingan Bank Dunia dan IMF

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2014 | 13:17 WIB

Terkini

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×